Web Hosting
Web Hosting
Berita

Usia 40 Tahun Riri Andreawati, Ingin Hidup yang Bermanfaat Bagi Seluruh Umat

213
×

Usia 40 Tahun Riri Andreawati, Ingin Hidup yang Bermanfaat Bagi Seluruh Umat

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru, PilarbangsaNews

 

 

Tangis bahagia dan haru terlihat membasahi di pipi perempuan bernama Riri Andreawati SKM, yang sangat dikenal aktif dalam dakwah dan kegiatan sosial kemanusiaan yang merayakan milad ke 40 tahun tepat pada tanggal 17 November 2025.

 

Bukan pesta megah yang membuat sangat terkesan, melainkan suasana islami yang berbeda dari lainnya karena dilaksanakan di Masjid Paripurna Ar-Rahman dengan juga kehadiran orang-orang yang selama ini menjadi pelita dalam perjalanan hidupnya.

 

Terlihat jelas kedatangan sosok penting di dalam kehidupan Riri, diantaranya istri Gubernur Riau Hj. Adrias, Ketua BKMT Kota Pekanbaru Raja Rila Mustafa, Founder MPQ Riau Ustadzah Yentri Warnis, Guru Tilawatil Qur’an Internasional Hj. Rahmawati Jamal M.A., serta mengundang Ustazah Prof. Dr. Hj. Sri Tuti Rahmawat yaitu sebagai penceramah nasional yang dikenal melalui program Islam Itu Indah di stasiun televisi Trans TV.

 

“Beliau (Hj. Adrias, red) seperti orang tua saya sendiri dan juga sebagai keluarga. Mengenang bagaimana di tengah kesibukan tetap meluangkan waktu untuk hadir dan memberikan semangat bagi saya di momen spesial ini,” jelas Riri Andreawati, pada Senin (17/11/2025).

 

“Tidak hanya itu, sebuah kejutan juga datang dari Ketua BKMT Pekanbaru kak Raja Rilla Mustafa berupa tumpeng khusus sebagai simbol doa dan keberkahan untuk perjalanan hidup Riri memasuki usia baru ini,” imbuhnya.

 

Dibalik senyumnya, Riri tak memungkiri bahwa banyak impiannya belum terwujud. Ia dikenal bekerja keras, berkeliling Indonesia untuk mencari rezeki halal.

 

“Impian saya besar dan tentunya sangat membutuh biaya besar. Namun yang terpenting memiliki rumah tangga yang sakinah mawaddah warahmah, rezeki yang berkah, dan kesempatan untuk memberi manfaat bagi masyarakat Pekanbaru serta umat luas,” sebut Riri.

 

“Pada intinya yang saya harapkan, sisa usia saya bisa menjadi keberkahan. Saya ingin setiap kehadiran saya menjadi kebaikan, menjadi senyuman bagi siapa pun yang bertemu saya,” tambahnya.

 

Riri juga mengatakan memasuki usia 40 tahun akan membawa renungan tersendiri bagi dirinya. Ia menyebut usia itu sebagai “pengingat”, bukan angka untuk bermegah-megahan.

 

“Kalau mengikuti usia Nabi Muhammad, berarti mungkin sisa umur kita tak panjang. Maka saya tidak ingin ada waktu yang terbuang sia-sia. Dari 24 jam setiap hari, dari 7 hari setiap minggu, harus ada manfaatnya untuk diri saya pribadi, keluarga, maupun umat. Semoga Allah menjaga persaudaraan kita hingga ke akhirat,” tutup Riri Andreawati. (Mirza)