Padang, PilarbangsaNews
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa MAN 2 Padang. Tim debat Bahasa Indonesia madrasah tersebut berhasil meraih juara III dalam ajang Twention SMAN 2 Padang tingkat SMA/MA se-Sumatera Barat, yang digelar 11–12 Februari 2026.
Kompetisi ini diikuti puluhan sekolah dan madrasah terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Sumbar. MAN 2 Padang tampil dengan tiga delegasi terbaiknya, yakni Khesya Nasyira Putri (XI FS 1), Khalifatul Izza Athira (XI FA 2), dan Namira Zakiatul Hasna (XI FA 5).
Salah seorang anggota tim, Khesya Nasyira Putri, mengatakan mosi paling menantang yang mereka hadapi berbunyi, “Dewan ini lebih memilih hidup di dunia yang mengetahui tanggal kematian mereka. Mosinya cukup berat karena membutuhkan pemikiran filosofis sekaligus logis. Kami harus cepat memahami maksud mosi dan menyusun argumentasi yang kuat,” ujarnya.
Menurut Khesya, persiapan dilakukan secara intensif selama lima hari berturut-turut, termasuk dua hari penuh saat akhir pekan. Latihan difokuskan pada penguatan materi, teknik penyampaian, serta simulasi debat dengan standar penilaian layaknya LDBI nasional.
Strategi utama yang diterapkan adalah memperbanyak latihan berbicara seperti pendebat LDBI nasional, serta menggunakan taktik preventive, yakni memprediksi kemungkinan argumen lawan.
Ia juga mengungkapkan sistem debat yang digunakan cukup menantang. Peserta bahkan diminta menebak mosi dari lagu yang diputar sebelum memasuki babak. Hal itu membuat peserta harus berpikir cepat dan adaptif.
“Kendala terberat memahami mosi tingkat tinggi dalam waktu singkat. Tapi alhamdulillah, kami bisa melewatinya,” tambahnya.
Saat diumumkan sebagai juara III, tim MAN 2 Padang mengaku bangga dan bahagia karena mampu bersaing dan mengalahkan sejumlah sekolah unggulan di Sumbar.
Kedepan, mereka menargetkan bisa tampil di ajang Liga Debat Bahasa Indonesia (LDBI) tingkat nasional dengan memperbanyak jam terbang melalui berbagai lomba debat tingkat provinsi maupun universitas. (Arul)













