Padang, PilarbangsaNews
Majelis Permusyawaratan Kelas (MPK) MAN 2 Padang menggelar orasi debat dan pemilu raya calon Presiden dan Wakil Presiden Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) masa bakti 2026–2027, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kampus madrasah tersebut mengusung tema “Satu Suara untuk Madrasah Bersama Pemimpin Baru, Kita Wujudkan Madrasah Bermutu” dan dibuka secara resmi oleh Kepala MAN 2 Padang, Ahmad Asdi.
Orasi debat dan pemilu raya tersebut diikuti tiga pasangan calon. Paslon nomor urut 1 adalah Hafizh Khairul Amri dan Azzuriadi Khashita, nomor urut 2 Arif Fachri Rahmanda dan Shalsya Olivia, serta nomor urut 3 Ahmad Zacky dan Laksamana Hibran Aliyya.
Dalam sambutannya, Ahmad Asdi menegaskan bahwa seluruh kandidat merupakan siswa terbaik madrasah. Namun, dalam proses demokrasi, setiap siswa hanya memiliki satu pilihan yang harus ditentukan secara objektif.
“Paslon kita ada tiga. Semua adalah ananda kami dan sahabat kalian. Namun dalam penentuan Presiden OSIM, suka tidak suka tetap pilihan bersama,” ujar Ahmad Asdi.
Ia mengimbau siswa menggunakan hak pilih tanpa intervensi dari pihak mana pun. Menurut dia, pemilu raya OSIM menjadi sarana pembelajaran demokrasi secara langsung di lingkungan madrasah.
“Silakan memilih tanpa intervensi dari luar dan secara objektif. Lihat, renungkan, nilai, lalu pilih satu yang terbaik menurut hati nurani,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh siswa bersikap sportif, menjaga suasana tetap kondusif, serta menerima hasil akhir dengan lapang dada sebagai bagian dari proses demokrasi di madrasah. “Siapapun yang terpilih, meski bukan pilihan kita, dialah Presiden OSIM. Wajib kita mengikuti kebijakan bersama,” tuturnya.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan orasi debat pukul 08.30 WIB, dilanjutkan pemungutan suara pukul 10.00 WIB, dan penghitungan suara pada pukul 14.00 WIB. Panitia memastikan seluruh proses berjalan lancar, tertib, dan objektif. (Arul)













