Web Hosting
Web Hosting

Berita

FISIP Unand Perkuat Kompetensi ASN Sumbar dalam Layanan Disabilitas

163
×

FISIP Unand Perkuat Kompetensi ASN Sumbar dalam Layanan Disabilitas

Sebarkan artikel ini

Padang, PilarbangsaNews 

 

 

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas (FISIP Unand) melaksanakan Program Pengabdian Internasional bertema penguatan kompetensi ASN. Acara ini berlangsung Kamis (11/9/2025) di Aula PSBGHI Dinas Sosial Sumbar.

 

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I FISIP Unand Dr. Tengku Rika Valentina. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi Departemen Ilmu Politik dan Departemen Ilmu Komunikasi. “Kami ingin menghadirkan kontribusi nyata bagi pelayanan sosial dan disabilitas,” jelasnya.

 

Sekretaris Dinas Sosial Sumbar, Suyanto, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. “Kami sangat senang atas pengabdian ini. Semoga kerja sama berlanjut secara konsisten ke depan,” ungkapnya.

 

Sesi utama dimoderatori oleh Dr. Indah Adi Putri. Narasumber internasional, Dr. Dina Afrianty dari Australian Catholic University, menekankan pentingnya peran ilmu politik. “Ilmu politik penting untuk mengevaluasi kebijakan disabilitas di berbagai level pemerintahan,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, berdasarkan data Susenas dan Bappenas, jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai 15–20% populasi. “Jika mereka bekerja layak, negara akan mendapat manfaat berupa pajak dari kontribusi disabilitas,” jelas Dina.

 

Selain itu, Dina menyoroti kesejahteraan ASN yang melayani disabilitas. “ASN perlu penghargaan dan remunerasi sepadan. Mereka bekerja dua kali lebih keras dibanding melayani warga umum,” ujarnya.

 

Kegiatan ini diharapkan memperkuat kapasitas ASN dalam pelayanan inklusif. Dengan begitu, penyandang disabilitas dapat memperoleh hak setara dalam kesehatan, pendidikan, pekerjaan, pendampingan, dan layanan sosial.

 

Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat oleh Dr. Zulfadli, Kepala Departemen Ilmu Politik FISIP Unand kepada Sekretaris Dinas Sosial Sumbar. (Gilang)