Pesisir Selatan, PilarbangsaNews
Dukung percepatan penanganan bencana, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, serta pemulihan fasilitas umum dan akses transportasi yang terdampak bencana, Dandim 0311/Pessel Letkol Inf Yudi Eka Pratama, M.Han, turun langsung ke lokasi bencana di Tapaun, Kec. Rahul, Sabtu (11/10/2026).
Melalui keterlibatan langsung di lapangan, Kodim 0311/Pessel berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat ini.
Di lokasi Dandim melaksanakan rapat tersebut dilaksanakan untuk menghimpun data sementara dampak bencana, mengidentifikasi kerusakan dan kebutuhan mendesak masyarakat, serta mengoordinasikan langkah penanganan lanjutan agar bantuan dapat disalurkan sesuai kebutuhan di lapangan.
Dalam rapat tersebut, turut diidentifikasi kebutuhan mendesak bagi masyarakat terdampak, meliputi beras, mi instan, air mineral, telur, roti, pakaian layak pakai, serta dukungan personel untuk membantu proses rehabilitasi fasilitas umum yang terdampak bencana.
“Kodim 0311/Pessel terus melakukan koordinasi dengan unsur terkait guna mendukung percepatan penanganan bencana, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, serta pemulihan fasilitas umum dan akses transportasi yang terdampak,” tegas Dandim.
Berdasarkan hasil pendataan sementara, bencana banjir dan tanah longsor berdampak pada 10 nagari di Kecamatan Rahul Tapan. Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke rumah saudara dan tetangga, sementara sebagian lainnya memilih bertahan di tempat masing-masing.
Adapun wilayah terdampak meliputi Nagari Sungai Gambir Sako Tapan sebanyak 243 jiwa, Limau Purut Tapan 522 jiwa, Talang Balarik Tapan 200 jiwa, Binjai Tapan 647 jiwa, Kampuang Tengah Tapan 2.390 jiwa, Tebing Tinggi Tapan 60 jiwa, Talang Koto Pulai Tapan nihil, Sungai Pinang Tapan 28 jiwa, Kubu Tapan 100 jiwa, serta Simpang Gunung Tapan 50 jiwa.
Dari hasil pendataan sementara, tercatat 3 unit rumah hanyut dan 1.183 unit rumah terendam banjir. Selain itu, banjir juga berdampak pada fasilitas umum, meliputi 12 unit sekolah, 7 unit perkantoran, serta 4 unit masjid dan musala. Sementara itu, jumlah kendaraan roda dua dan roda empat yang terdampak masih dalam proses identifikasi.
Dampak bencana juga terjadi pada akses jalan nasional lintas Tapan–Sungai Penuh. Di Nagari Sungai Gambir Sako Tapan, ditemukan tujuh titik longsor yang mengakibatkan Kampung Muaro Sako terisolasi serta mengalami pemadaman listrik. Sementara di Nagari Talang Balarik Tapan, bahu jalan dilaporkan amblas dengan kedalaman sekitar satu meter sepanjang 100 meter.
Kodim 0311/Pesisir Selatan terus berperan aktif dalam upaya penanggulangan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kecamatan Rahul Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan. (ori)



















