Pesisir Selatan, PilarbangsaNews
Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan menurunkan dua team reaksi cepat (TRC) dari Posko Balai Selasa dan Posko Tapan untuk melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan.
Hujan lebat yang mengguyur dari Jumat (9/10/2026) siang hingga Sabtu (10/10/2026) sore membuat debit air Sungai Batang Tapan meluap. Akibat lupapan air itu menerjang pemukiman warga di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan.
Dari video melalui postingan FB Egi Nofri Hosni (Wocung) terlihat luapan banjir di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan pada Sabtu 10 Oktober 2026. Informasinya ada anak sekolah yang diduga terjebak dalam bangunan sekolah.
Sungai Batang Tapan meluap
Postingan Wocung tersebut juga memperlihatkan air yang meluap hingga mencapai atap rumah, dan tampak dua buah rumah warga yang hanyut terbawa derasnya air Sungai Batang Tapan.
Isep warga Tapan yang dikonfirmasi media hari Sabtu (10/10/2026) membenarkan banjir besar luapan Sungai Batang Tapan terjadi di Nagari Kampung Tengah dan Nagari Limau Puruik, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan.
Disampaikan Isep, hujan lebat turun dari Sabtu siang hingga malam ini. Air Sungai Batang Tapan meluap sampai Ssbtu (10/10/2026) malam ini.
Rumah warga di Nagari Limau Purut Tapan direndam luapan Batang Tapan
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) BPBD Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) saat ini dijabat oleh Hendri Agustian ketika dikonfirmasi, mengatakan bahwa upaya gerak cepat langsung dilakukan BPBD Pessel dengan menurunkan tim TRC Posko Balai Selasa dan Posko Tapan untuk membantu evakuasi warga yang terjebak banjir dengan menggunakan perahu karet.
Dituturkan Hendri, hingga sampai ini Tim TRC Posko Balai Selasa dan TRC Posko Tapan bersama personil Polsek Tapan dan instansi terkait lainnya sedang melakukan evakuasi warga dan pendataan.
Berdasarkan laporan pengaduan masyarakat dan informasi bahwa ada warga yang terjebak dan beberapa rumah dihanyutkan Sungai Batang Tapan. Namun begitu, semua laporan itu akan dicek jumlah dan kebenarannya.
Hingga malam ini Tim TRC sedang melakukan evakuasi warga dan pendataan dilapangan. Nanti ditunggu laporan personil TRC. (ori)



















