Limapuluh Kota, PilarbangsaNews
Kontingen pencak silat Kabupaten Pasaman menorehkan prestasi membanggakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Bertanding di GSG Politani Kabupaten Limapuluh Kota pada 2–10 Oktober 2026, para pesilat Pasaman sukses membawa pulang enam medali, terdiri atas satu emas, satu perak, dan empat perunggu.
Capaian tersebut mengantarkan pencak silat Pasaman menempati peringkat kedelapan dari 19 kontingen kabupaten/kota yang berkompetisi pada ajang olahraga terbesar tingkat provinsi di Sumatera Barat itu.
Sekretaris Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pasaman, Bripka Eko Saputra, S.H., menyampaikan bahwa raihan enam medali tersebut merupakan buah perjuangan atlet dan pelatih yang telah mengerahkan kemampuan terbaik sepanjang pertandingan.
“Prestasi ini merupakan hasil perjuangan atlet dan pelatih. Mereka telah berusaha maksimal untuk mengharumkan nama Kabupaten Pasaman di tingkat provinsi,” ungkap Eko.
Siti Aisyah Sumbang Emas, Taklukkan Pesilat Dharmasraya
Sorotan utama tertuju kepada pesilat putri Pasaman, Siti Aisyah, yang tampil gemilang di Kelas B Putri. Berjuang melewati ketatnya persaingan hingga babak final, Siti berhasil menundukkan pesilat asal Kabupaten Dharmasraya dan memastikan medali emas bagi kontingen Pasaman.
Kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa pesilat Pasaman mampu bersaing dan berdiri di podium tertinggi di tengah persaingan sengit antardaerah.
Sementara itu, M. Rayhan Fauza turut menyumbangkan medali perak dari Kelas D Putra. Dalam laga final, Rayhan harus mengakui keunggulan pesilat Kota Padang, Rheydo Shabililah, sehingga mengakhiri pertandingan di posisi kedua.
Adapun empat medali perunggu diraih Ridwan Firnanda di Kelas G Putra, Allya Rahayu Pratiwi di Kelas C Putri, Khairani Nurul Azkia di Kelas E Putri, serta pasangan ganda putri Rofika Halima dan Naila Haliza.
Perolehan ini memperlihatkan kontribusi para atlet Pasaman dari berbagai nomor pertandingan, baik putra, putri, maupun ganda putri.
IPSI Pasaman Apresiasi Perjuangan Atlet dan Pelatih
Eko Saputra menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet dan tim pelatih yang telah berjuang membawa nama Kabupaten Pasaman dalam PORPROV XVI Sumatera Barat.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pelatih dan atlet apabila masih terdapat aspirasi maupun kebutuhan selama pelaksanaan PORPROV yang belum dapat terpenuhi.
“Terima kasih kepada tim pelatih dan atlet yang telah memberikan yang terbaik untuk tim pencak silat Pasaman. Kami atas nama pengurus IPSI Pasaman meminta maaf apabila dalam PORPROV ini masih banyak aspirasi pelatih dan atlet yang tidak terpenuhi,” ujarnya.
Ia berharap prestasi tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh insan pencak silat Pasaman untuk terus menjaga kekompakan, meningkatkan kemampuan, serta memperkuat pembinaan atlet demi menghadapi kompetisi mendatang. “Semoga pencak silat Pasaman jaya selamanya. Pam Pam Pam!” seru Eko.
Pada klasemen akhir cabang olahraga pencak silat Porprov XVI Sumatera Barat 2026, Kota Padang tercatat keluar sebagai juara umum dengan koleksi delapan medali emas.
Sementara itu, Kabupaten Pasaman menutup kompetisi di peringkat kedelapan dengan total enam medali, yakni satu emas, satu perak, dan empat perunggu.
Hasil ini menjadi modal berharga bagi IPSI Kabupaten Pasaman untuk mengevaluasi program pembinaan, meningkatkan kualitas latihan, serta mempersiapkan pesilat-pesilat potensial agar mampu meraih prestasi lebih tinggi pada kejuaraan berikutnya.
Enam medali yang dibawa pulang bukan sekadar angka di papan klasemen, melainkan buah kerja keras, disiplin, dan semangat juang para pesilat dalam mengharumkan nama Ranah Pasaman di pentas olahraga Sumatera Barat. (Zul)



















