Web Hosting
Web Hosting
Berita

Kualitas Udara di Lokasi Bencana Tidak Sehat, SMSI Kabupaten Solok Bagikan Masker

×

Kualitas Udara di Lokasi Bencana Tidak Sehat, SMSI Kabupaten Solok Bagikan Masker

Sebarkan artikel ini

Kabupaten Solok, PilarbangsaNews

Pasca terjadinya banjir bandang di Kabupaten Solok dua pekan lalu, tepatnya 21 September, pencemaran udara tidak sehat. Pengurus SMSI bagikan masker.

 

 

Kondisi udara di sekitaran daerah bencana kian memprihatinkan, di saat berlangsungnya mitigasi bencana udara Kabupaten Solok makin tidak sehat. Hal ini disebabkan oleh kabut asap, pembersihan di sekitar lokasi bencana terbangan debu menambah kontribusi pencemaran udara.

 

Melalui himbauan Bupati Solok, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) saat ini mencapai angka 154, ini termasuk masuk kategori tidak sehat.

 

“ISPU yang mencapai angka di atas 100 hingga 200 termasuk kategori tidak sehat maka sangat perlu mennjadi perhatian pemerintah, kita telah membuat himbauan, ” kata Bupati Solok Jon Firman Pandu di Posko Bencana, Rabu (7/10/2026).

 

Pengurus SMSI Kabupaten Solok di jalan raya depan gerbang Kantor Bupati Solok.

 

Melihat kondisi udara yang mulai mengancam dan berdampak dapat merugikan kelompok sensitif (balita, lansia, ibu hamil, penderita asma / jantung). Selain itu juga bisa menimbulkan iritasi ringan ke orang sehat kalau aktivitas lama di luar.

 

Ketua SMSI Kabupaten Solok Riswan Jaya, SH bersama jajaran pengurus mengambil langkah preventif dengan membagikan masker di jalan raya depan kantor bupati Solok, tak jauh dari lokasi bencana sepanjang hari Rabu (7/10/2026).

 

“Kita sangat perlu perhatikan kondisi masyarakat di lokasi bencana, pencemaran udara memasuki kategori tidak sehat, SMSI perlu membantu masyarakat, terutama sekali kelompok rentan dan pelajar,” jelas Riswan Jaya.

 

Hal senada juga disampaikan Syamsul Azwar Sekretaris SMSI Kabupaten Solok, jika polusi udara terus meningkat sangat dihimbau masyarakat Kabupaten Solok umumnya, daerah pasca bencana khusunya untuk lebih menjaga kesehatan masing masing dengan memahami serta mengindahkan himbauan Bupati dan Wakil Bupati Solok.

 

“Hal yang paling sangat menjadi kerisauan dan ketakutan kami bersama pengurus SMSI adalah belum hilang letih bencana, Ispa juga datang mengancam, mari bentengi diri kita dengan menggunakan masker dan jaga kesehatan dan imun,” tambah mantan Walinagari Batang Barus dua periode ini. (SC)