Web Hosting
Web Hosting
Berita

Warga Tumpah Ruah Hadiri Pesta Rakyat Hari Jadi Kabupaten Pasaman ke-81

×

Warga Tumpah Ruah Hadiri Pesta Rakyat Hari Jadi Kabupaten Pasaman ke-81

Sebarkan artikel ini

Lubuk Sikaping, PilarbangsaNews

Pesta Rakyat dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pasaman ke-81 benar-benar menjadi magnet baru bagi masyarakat. Ribuan warga dari berbagai kecamatan tumpah ruah memadati kawasan GOR Tuanku Rao, Lubuk Sikaping, sejak Sabtu malam, 3 Oktober 2026.

 

 

Dentuman musik, gemerlap lampu panggung, hiruk-pikuk pasar malam, bazar UMKM hingga ramainya aktivitas masyarakat berpadu menciptakan suasana pesta rakyat yang begitu semarak.

 

Kemeriahan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan. Di balik ramainya panggung dan lautan manusia, geliat ekonomi masyarakat juga ikut bergerak.

 

Pelaku UMKM, pedagang kuliner, pengusaha permainan, pengelola parkir hingga pengemudi ojek sepeda motor turut merasakan dampak positif dari membeludaknya pengunjung.

 

Pesta rakyat ini mendapat dukungan dari sejumlah sponsor, di antaranya Ambun Heritage PT Pasindo P Kreasi, BMK, Polres Pasaman, Kodim 0305 Pasaman dan Kejari Pasaman.

 

Sejak sore hari, halaman GOR Tuanku Rao mulai dipadati masyarakat. Mereka datang bukan hanya untuk menyaksikan hiburan, tetapi juga menikmati pasar malam dan mengunjungi berbagai stan bazar yang menawarkan beragam produk masyarakat.

 

Memasuki malam hari, suasana semakin menggeliat ketika panggung utama menghadirkan Big Heru dan Peppy Grace. Penampilan keduanya sukses menghidupkan suasana dan mengajak ribuan penonton bernyanyi serta bergembira bersama.

Bupati Pasaman Welly Suhery, S.T., mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti rangkaian Hari Jadi Kabupaten Pasaman ke-81.

Menurutnya, pesta rakyat bukan sekadar menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. “Pesta rakyat ini kita hadirkan sebagai ruang kebersamaan. Hari Jadi Kabupaten Pasaman adalah momentum milik seluruh masyarakat,” ujar Welly.

 

Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat dinikmati masyarakat dengan tetap menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan.

 

Lebih jauh, Welly menilai keberadaan pentas seni, pasar malam dan bazar memberikan efek berantai terhadap perekonomian masyarakat.

“Selain memberikan hiburan kepada masyarakat, kegiatan ini juga berdampak terhadap peningkatan aktivitas UMKM, pendapatan pengusaha kuliner dan pengrajin, jasa permainan, ojek sepeda motor hingga pengelolaan parkir yang dikelola kelompok masyarakat,” jelasnya.

 

Dengan demikian, pesta rakyat tidak berhenti pada kemeriahan panggung. Perputaran ekonomi masyarakat menjadi bagian penting dari tujuan kegiatan tersebut.

Selain itu Wakil Bupati Pasaman H. Parulian Dalimunthe menyambut positif tingginya antusiasme masyarakat. “Alhamdulillah, masyarakat dari berbagai kecamatan hadir bersama-sama. Ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan masyarakat Pasaman sangat kuat,” katanya.

 

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan memberikan kegembiraan bagi masyarakat.

 

Delapan Malam, Delapan Sajian Hiburan

Kemeriahan Pesta Rakyat Hari Jadi Kabupaten Pasaman ke-81 masih akan berlangsung hingga Sabtu, 10 Oktober 2026.

Berbagai artis dan penyanyi dijadwalkan tampil bergantian setiap malam, sehingga masyarakat memiliki banyak pilihan hiburan untuk dinikmati.

Berikut jadwal penampilan artis:
Sabtu, 3 Oktober: Big Heru dan Peppy Grace
Minggu, 4 Oktober: Ucok Sumbara
Senin, 5 Oktober: Ajay Pasma, Clara Herison DA 8, Megi dan Aura Fuji
Selasa, 6 Oktober: Yeni KDI
Rabu, 7 Oktober: Tari KDI
Kamis, 8 Oktober: Kintani
Jumat, 9 Oktober: Wita Sofi dan ONChO Flash
Sabtu, 10 Oktober: Fauzana dan Fani Faura
Dengan rangkaian tersebut, kawasan GOR Tuanku Rao diproyeksikan menjadi salah satu pusat keramaian masyarakat Pasaman selama perayaan Hari Jadi ke-81.

Pesta rakyat pun bukan sekadar panggung hiburan. Di tengah sorotan lampu dan dentuman musik, roda ekonomi masyarakat ikut berputar.

 

Hari Jadi Pasaman ke-81 akhirnya bukan hanya dirayakan dengan kemeriahan, tetapi juga menjadi momentum menghidupkan UMKM, membuka peluang pendapatan dan memperkuat kebersamaan masyarakat.
Pasaman berpesta, masyarakat bergembira, ekonomi bergerak. (Zul)