Pesisir Selatan, PilarbangsaNews
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Selatan Hakimin, SH mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama menyukseskan Pemilihan Wali Nagari serentak tahun 2026 dengan motto : pesta demokrasi badunsanak.
Disampaikan Hakimin, Pilwana merupakan momentum krusial bagi masyarakat untuk menentukan sosok pemimpin yang berkualitas, jujur, amanah, serta mampu memimpin roda pemerintahan desa ke arah yang lebih maju dan mandiri.
Ia juga meminta seluruh tahapan pemilihan dilaksanakan dengan selalu mematuhi regulasi dan etika demokrasi guna melahirkan proses pemilihan yang berintegritas.
“Pentingnya menjaga pesta demokrasi tingkat desa ini agar berjalan aman, tertib, damai, dan penuh semangat badunsanak (kekeluargaan),” tegas politisi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Pesisir Selatan itu.
Perhelatan Pilwana Serentak 2026 di Kabupaten Pesisir Selatan dijadwalkan akan digelar di 93 nagari yang tersebar di 14 kecamatan, dengan hari pemungutan suara yang direncanakan pada 21 Oktober 2026.
Hakimin juga berharap proses demokrasi tersebut menghasilkan Wali Nagari yang berkualitas, jujur dan amanah. Pemimpin yang terpilih nantinya diharapkan mampu membawa nagari menjadi lebih maju dan mandiri serta memperbaiki berbagai program pemerintahan yang masih membutuhkan pembenahan.
“Kita berharap terpilih Wali Nagari yang berkualitas, jujur dan amanah, sehingga ke depan nagari bisa lebih maju dan mandiri serta mampu membenahi program-program yang masih belum berjalan dengan baik,” kata Hakimin.
Lebih lanjut, keberhasilan Pilwana tidak hanya diukur dari terselenggaranya pemungutan suara, tetapi juga dari kualitas proses demokrasi yang dibangun. Pilwana harus menjadi ruang bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin berdasarkan pertimbangan yang matang dan kepentingan kemajuan nagari.
“Wali Nagari memiliki posisi strategis karena pemerintahan nagari merupakan bagian pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Pemimpin yang terpilih nantinya dituntut mampu membangun pemerintahan yang profesional, transparan, akuntabel dan berorientasi pada pelayanan publik,” tutupnya. (ori)

















