Jakarta, PilarbangsaNews
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan komitmen Partai Demokrat untuk terus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pada momentum HUT ke-25 Partai Demokrat, AHY menyampaikan Partai Demokrat siap menjalankan amanah dengan loyalitas dan penuh tanggung jawab untuk membantu pemerintahan mencapai keberhasilan.
“Malam hari ini tentunya tidak mudah bagi saya, karena tadi saya berdiri di antara dua Presiden Republik Indonesia, dan kebetulan di antara dua jeneral. Yang pertama Pak Prabowo, dan tentunya yang kedua adalah Pak SBY,” ujar AHY.
AHY mengatakan, dalam kehidupan militer terdapat nilai penting dalam menjalankan sebuah misi, yakni mengetahui siapa yang berdiri teguh di samping ketika menghadapi berbagai keadaan, baik suka maupun duka. Menurutnya, seseorang yang dapat diandalkan akan tetap hadir dalam situasi apa pun.
“Dalam kehidupan militer, kita mengenal satu nilai, bahwa dalam sebuah misi, kita harus tahu persis siapa yang berdiri teguh di samping kita, terutama ketika terjadi sesuatu keadaan apa pun, dalam suka maupun duka. Kita harus tahu bahwa orang itu tetap dapat diandalkan. Karena, karena itu izinkan Bapak Presiden, saya menyampaikan dengan tulus, bahwa Bapak Presiden dapat mengandalkan Partai Demokrat. Kami akan bekerja dengan loyalitas, kami akan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, dan kami akan terus memberikan yang terbaik untuk membantu pemerintahan ini berhasil,” tegas AHY.
AHY menekankan, loyalitas kepada pemerintahan tidak bertentangan dengan kesetiaan kepada rakyat. Justru, keinginan agar pemerintahan berhasil mendorong Partai Demokrat untuk terus mendengarkan suara rakyat dan ikut mencari jalan keluar atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Bagi kami, tidak ada pertentangan, antara loyal kepada pemerintahan dan setia kepada rakyat. Justru karena kami ingin pemerintahan ini berhasil, kami harus terus mendengar suara rakyat dan ikut mencari jalan keluarnya. Itulah politik yang bertanggung jawab,” kata AHY.
AHY juga mengutip pesan yang kerap disampaikan Presiden Prabowo untuk tidak takut menghadapi kenyataan, melainkan berani memperbaikinya. Prinsip tersebut, menurutnya, turut menjadi pedoman Partai Demokrat dalam menjalankan pengabdian.
“Seperti yang sering Bapak Presiden ingatkan, kita tidak boleh takut kepada kenyataan, tetapi kita harus berani memperbaiki kenyataan. Ini yang juga kami pedomani dan kami jalankan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, AHY turut menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang memasuki usia ke-77 tahun. Ia menyampaikan apresiasi atas fondasi, keteladanan, dan pengabdian SBY kepada Partai Demokrat, demokrasi, dan Indonesia.
“Semoga panjang umur, dalam kesehatan, dalam kekuatan, dalam kebahagiaan dan keberkahan. Terima kasih atas fondasi, keteladanan, dan pengabdian yang telah diberikan kepada Partai ini, kepada demokrasi, dan kepada Indonesia,” tutur AHY.
Memasuki usia 25 tahun, AHY mengajak para senior dan seluruh kader Partai Demokrat terus menjaga rumah besar partai. Ia menegaskan, seperempat abad perjalanan Demokrat bukan menjadi garis akhir, melainkan awal dari babak baru perjuangan.
“Kepada para senior Partai Demokrat dan seluruh kader demokrat dimanapun berada, terima kasih telah menjaga rumah besar ini selama 25 tahun. Tetapi 25 tahun bukanlah garis akhir. Ini bukan garis selesai. Ini adalah awal dari capter baru kita. 25 tahun pertama adalah masa lalu, sedangkan 25 tahun berikutnya adalah tanggung jawab besar kita semuanya,” ujar AHY.
Khusus kepada generasi muda Demokrat, AHY berpesan agar tidak hanya menjadi pewaris sejarah, tetapi turut menciptakan sejarah berikutnya. “Jangan hanya menjadi pewaris sejarah, jadilah pembuat sejarah berikutnya,” pesannya.
AHY juga mengingatkan seluruh kader Demokrat untuk tetap rendah hati, terus bekerja, dan hadir bersama rakyat. Menurutnya, Demokrat tidak cukup hanya menjadi partai yang kuat di parlemen maupun pemerintahan, tetapi harus menjadi kekuatan yang berarti dalam kehidupan rakyat.
“Dan kepada seluruh kader Demokrat, tetaplah rendah hati, teruslah bekerja, teruslah hadir bersama rakyat. Karena Demokrat tidak boleh hanya menjadi partai yang kuat di parlemen atau di pemerintahan. Demokrat harus menjadi kekuatan yang berarti dalam kehidupan rakyat. Terima kasih,” pungkas AHY.
Perayaaan 25 tahun Partai Demokrat ini dihadiri oleh Presiden RI Prabowo Subianto, jajaran Menteri, Wakil Menteri dan Kepala Badan, Wakil Kepala Badan Kabinet Merah Putih. Selain itu turut hadir Ketua MPR RI, Ketua DPR RI, Ketua DPD RI hingga Ketua dan Sekjend partai politik Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di Indonesia Arena Jakarta ini dihadiri ribuan kader Partai Demokrat dari seluruh Indonesia. (gk)
















