Limapuluh Kota, PilarbangsaNews
Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sumatera Barat akan menggelar upacara bendera dan pengibaran Bendera Merah Putih raksasa di kawasan Tebing Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, pada Senin (17/8/2026) pagi.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menandai semangat kebangkitan olahraga panjat tebing di Sumatera Barat.
Sejumlah climber terlatih dari FPTI Sumbar akan terlibat dalam kegiatan ini. Mereka bekerja sama dengan Vertical Rescue Indonesia dan Brimob Polda Sumbar untuk melaksanakan upacara serta mengibarkan bendera raksasa di salah satu tebing ikonik Indonesia tersebut.
Ketua FPTI Sumbar, Zuhrizul, mengatakan momentum 17 Agustus 2026 menjadi simbol kebangkitan bangsa sekaligus kebangkitan panjat tebing Sumatera Barat.
“Momentum HUT Kemerdekaan RI tahun ini menjadi semangat baru bagi FPTI Sumbar untuk kembali merajut asa dan membangkitkan prestasi panjat tebing daerah,” ujarnya Minggu (16/8/2026) kepada wartawan.
Menurut Zuhrizul, kegiatan pengibaran bendera di Harau juga menjadi bagian dari rangkaian Road to Harau International Climbing Festival (HICFest) 2026 yang akan digelar pada 3-7 November 2026.
Ia menegaskan, kepengurusan baru FPTI Sumbar berkomitmen tidak hanya mencetak atlet panjat tebing berkelas dunia, tetapi juga mendorong pengembangan wisata panjat tebing alam sebagai daya tarik wisata lokal maupun internasional.
“FPTI Sumbar akan fokus membina atlet berprestasi sekaligus memajukan wisata panjat tebing alam agar semakin dikenal wisatawan nusantara dan mancanegara,” katanya.
Selain itu, FPTI juga memiliki badan otonom Vertical Rescue yang selama ini aktif membantu berbagai operasi kemanusiaan dan penanganan bencana, khususnya di wilayah yang membutuhkan tenaga profesional untuk proses evakuasi korban.
Rencananya, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy akan menghadiri kegiatan tersebut. Upacara juga dijadwalkan dihadiri Danyon Brimob Padang Panjang bersama unsur terkait lainnya.
FPTI Sumbar berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan menjadi sarana promosi efektif untuk memperkenalkan Harau International Climbing Festival kepada komunitas panjat tebing dunia.
“Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Sumatera Barat agar kegiatan ini berjalan sukses dan HICFest 2026 semakin menggema di kalangan penggiat panjat tebing internasional,” tutup Zuhrizul. (Gilang)















