Web Hosting
Web Hosting
Pariwara

Rapat Paripurna DPRD Hari Jadi Kota Padang ke-357, Muharlion : Isi Pembangunan dengan Karya dan Prestasi serta Kreatifitas Tinggi

24
×

Rapat Paripurna DPRD Hari Jadi Kota Padang ke-357, Muharlion : Isi Pembangunan dengan Karya dan Prestasi serta Kreatifitas Tinggi

Sebarkan artikel ini

Padang, PilarbangsaNews

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 Tahun pada Jumat (7/8/2026), berlangsung di Ruang Sidang Utama Lt. II Gedung DPRD Kota Padang.

 

 

Dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Padang Muharlion dan didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kota Padang yaitu Mastilizal Aye, Osman Ayub dan Jupri. Rapat Paripurna ini dihadiri seluruh anggota DPRD Kota Padang dan Sekretaris DPRD Kota Padang, Hendrizal Azhar.

 

Juga tampak hadir dalam Rapat Paripurna ini Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Denny Abdi, Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Asisten II Pemprov Sumbar Adib Alfikri. Sementara itu dipihak Pemerintah Kota (Pemko) Padang hadir Wali Kota Padang Fadly Amran, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir dan unsur Forkopimda.

 

Disamping itu, juga terlihat Sekretaris Kota Padang Raju Minrofa Chaniago didampingi para asisten, Kepala OPD, Direktur Rumah Sakit Daerah, Direktur Perumda, para Camat, para Lurah, penerima penghargaan, tokoh masyarakat, ninik mamak, bundo kanduang, dan undangan lainnya.

 

Tokoh masyarakat menghadiri Rapat Paripurna DPRD dalam rangka HJK Kota Padang ke-357

 

Dikatakan Ketua DPRD Muharlion, Rapat Paripurna DPRD Kota Padang dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Padang yang ke-357, merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT.

 

“Sebagai wujud rasa syukur kita kepada Allah SWT, mari jadikan momentum hari jadi ini sebagai sebuah insprirasi dan motivasi, untuk mengisi kembali setiap detik perjuangan daerah ini dengan karya dan prestasi serta kreatifitas yang tinggi demi meraih cita-cita dan harapan akan masa depan Kota Padang yang lebih baik,” ajaknya.

 

Penyerbuan Loji Belanda

Muharlion menceritakan, Hari Jadi Kota Padang sejak 357 tahun yang lalu, diperingati atas terjadinya peristiwa heroik. Masyarakat waktu itu membuktikan bahwa merekalah pribumi, tuan rumah dan pemilik sah negeri ini.

 

Peristiwa bersejarah itu ditandai dengan penyerbuan, pembakaran loji-loji, gudang, dan benteng Belanda yang dilakukan dengan keberanian dan tekad yang kuat melawan penjajah.

 

Anggota DPRD Kota Padang mengikuti Rapat Paripurna dalam rangka HJK Kota Padang ke-357

 

Penyerbuan pertama dilakukan tanggal 7 Agustus tahun 1669 dimana Pasukan Berbangso Taji dari Pauh dan Koto Tangah dengan dukungan penuh masyarakat, melakukan penyerangan ke loji-loji Belanda. Penyerangan ini mengakibatkan jatuh korban dari kedua belah pihak, dan mendatangkan kerugian sangat besar bagi pemerintah Belanda, sedangkan penyerbuan kedua dilakukan pada tahun 1680.

 

“Momen penyerangan pertama tanggal 7 Agustus 1669 kemudian kita peringati sebagai Hari Jadi Kota Padang, sembari mengenang kembali nilai-nilai moral dan nilai-nilai keberanian yang dipersembahkan secara tulus oleh tokoh-tokoh yang berjasa dalam mendirikan dan membangun kota yang kita cintai ini,” urai Muharlion.

 

Transformasi Ekonomi

Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan, Hari Jadi Kota menjadi saat yang tepat untuk melihat masa lalu dengan hormat, membaca keadaan hari ini dengan jujur, dan menyiapkan masa depan dengan berani.

 

“Kita tetap berpijak pada Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Kita ingin maju tanpa kehilangan identitas, tumbuh tanpa meninggalkan masyarakat yang lemah, dan membangun tanpa merusak lingkungan. Warisan terbesar yang ditinggalkan pendahulu kita bukanlah bangunan. Warisan terbesar mereka adalah semangat untuk terus bangkit,” katanya.

 

Wali Kota Padang Fadly Amran

 

 

Dikatakannya, semangat untuk bangkit itu hari ini dilanjutkan melalui transformasi ekonomi Kota Padang. Transformasi ekonomi bukan sekadar mengejar pertumbuhan yang lebih tinggi. Transformasi berarti mengubah cara kota bekerja, memperkuat produktivitas, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas kesempatan kerja, menaikkan kelas usaha lokal, dan memastikan manfaat pertumbuhan dirasakan secara lebih merata.

 

Ia menjelaskan, arah transformasi ekonomi ini berangkat dari RPJPD Kota Padang Tahun 2025–2045, yang menetapkan visi jangka panjang “Kota Padang Maju, Berbudaya, dan Berkelanjutan Menuju Kota Jasa Terkemuka.” Untuk meletakkan fondasi pencapaiannya, arah jangka panjang tersebut dijabarkan dalam RPJMD Kota Padang Tahun 2025–2029 melalui penguatan tata kelola pemerintahan, kualitas sumber daya manusia, investasi, perdagangan dan jasa, pariwisata dan ekonomi kreatif, serta infrastruktur yang tangguh terhadap bencana.

 

Menurut Wali Kota Fadly Amran, pelaksanaannya diselaraskan dengan RPJMD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025–2029 dan RPJMN Tahun 2025–2029 sebagai bagian dari tahapan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

 

 

Bagi Kota Padang, arah tersebut diterjemahkan dalam visi pembangunan 2025-2029, yaitu menggerakkan segala potensi untuk mewujudkan Kota Padang sebagai Kota Pintar dan Kota Sehat, berlandaskan agama dan budaya, menuju kota maju dan sejahtera.

 

Anggota DPRD Kota Padang mengikuti Rapat Paripurna dalam rangka HJK Kota Padang ke-357

 

Memerlukan Sinergi

Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Asisten II Setdaprov, Adib Alfikri mengatakan, bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat selalu meyakini bahwa kemajuan Kota Padang adalah kemajuan Sumatera Barat.

 

Dikatakannya, ketika Kota Padang tumbuh menjadi kota yang modern, nyaman, religius dan berdaya saing, sesungguhnya yang dibangun bukan ibu kota provinsi. Akan tetapi juga marwah dan kebanggaan seluruh masyarakat Sumatera Barat.

 

“Karena itu pula pembangunan Kota Padang tidak boleh dipandang sebagai tanggungjawab Pemko Padang semata, tetapi pembangunan Kota Padang adalah kerja bersama, yang memerlukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, Pemko Padang, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, perguruang tinggi, komunitas dan banyak lainnya. Kolaborasi inilah yang menjadi kekuatan utama kita untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa depan,” ujarnya.

 

Hasil Hubungan Baik

Tokoh masyarakat yang merupakan Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri, Denny Abdi melihat, cukup banyak langkah bernas yang dilakukan Wali Kota Padang. Bahkan kerjasama dengan luar negeri kini terus dijalin.

 

“Hubungan baik ini akan bisa merakit sebuah kerja sama yang dapat membawa kesejahteraan bagi Kota Padang,” ungkainya.

 

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion menyerahkan Piagam Penghargaan kepada tokoh masyarakat Zulhardi Z. Latif, S.H., M.M. untuk Penghargaan Bidang Sosial.

 

Denny juga menyinggung tentang kinerja Pemerintah Kota Padang yang telah membersihkan Batang Arau. Pembersihan ini tidak saja mengangkat sampah dan bangkai kapal di sungai tersebut, tetapi juga menata penduduk sekitar Batang Arau agar tidak lagi membuang air kotor ke sungai.

 

“Apabila Batang Arau bersih, promosi pariwisata Kota Padang bisa kita dorong, yang perlu dihadirkan di tengah kita yakni bersih, rapi, dan hospitality,” tutupnya.

 

Tomas Penerima Penghargaan

Pada HJK Padang ke 357 Tahun 2026 ini, sejumlah tokoh masyarakat (Tomas) menerima penghargaan dari Wali Kota Padang. Mereka adalah;

 

1. Syarifudin (Bidang Seni, Budaya dan Adat Istiadat);
2. Dr. (Can) Syamsul Akmal S. Ag, MM. (Bidang Keagamaan);
3. Yefri Heriani, S. Sos., M. Si. (Bidang Pemberdayaan Perempuan);
4. Zulhardi Z. Latif, S.H., M.M. (Bidang Sosial);
5. Prof. Dr. Ir. H. James Hellyward, MS., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng. (Bidang Lingkungan Hidup);
6. Abdul Rahim, S. Sos. (Bidang Kemanusiaan);
7. Drs. H. Yusman Kasim, MM. (Bidang Kepemudaan dan Olahraga);
8. Ali Umar Nurta, CH. M. (Bidang Penggerak Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah);
9. Zainal Akil, S.Pd. (Bidang Pendidikan);
10. Dr. dr. Muhammad Riendra, Sp. BTKV. (Bidang Kesehatan);
11. Aiptu Dafit Rico Dermawan (Bidang Kemasyarakatan);
12. Widya Navies (Bidang Komunikasi dan Teknologi Informasi). (Arman)

 

#Pariwara

#DPRD Kota Padang