Web Hosting
Web Hosting
Berita

Andre Rosiade: Masalah Kubang Putiah Selesai, Trase Baru Tol dan Exit Padang Panjang Disepakati

5
×

Andre Rosiade: Masalah Kubang Putiah Selesai, Trase Baru Tol dan Exit Padang Panjang Disepakati

Sebarkan artikel ini

Padang, PilarbangsaNews

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade memastikan polemik pembangunan Jalan Tol Padang–Pekanbaru ruas Sicincin–Bukittinggi di kawasan Kubang Putiah, Kabupaten Agam, telah menemukan solusi. Trase jalan tol dipastikan tidak lagi melewati kawasan tersebut sehingga masyarakat diminta menghentikan polemik yang selama ini berkembang.

 

 

“Kami sebagai anggota DPR RI yang mewakili seluruh masyarakat Sumatera Barat mengucapkan terima kasih kepada Pak Kajati dan seluruh jajaran Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat yang telah bekerja luar biasa, menginisiasi, dan mengoordinasikan pertemuan ini,” ujar Andre usai rapat koordinasi di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Selasa (14/7/2026).

 

Andre menjelaskan, rapat tersebut merupakan pertemuan ketiga yang difasilitasi Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat. Menurutnya, setiap pertemuan berhasil mengurai berbagai persoalan yang menghambat percepatan pembangunan jalan tol.

 

Rapat dipimpin Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat dan dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, pemerintah kabupaten dan kota yang dilintasi jalan tol, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Direktorat Jenderal Bina Marga melalui Direktur Jalan Tol, serta PT Hutama Karya.

 

Andre mengungkapkan, terdapat dua persoalan utama yang kini telah disepakati penyelesaiannya.

 

“Persoalan Kubang Putiah sudah selesai. Trase baru tidak lagi melewati Kubang Putiah. Karena itu, saya meminta polemik ini segera dihentikan. Kita sudah sepakat bersama Pemerintah Provinsi, pemerintah kabupaten, Pak Kajati, dan seluruh pihak yang terlibat bahwa trase jalan tol tidak melewati Kubang Putiah,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Agam bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Kejaksaan Tinggi, Kejaksaan Negeri, PT Hutama Karya, BPN, dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional akan turun langsung ke lapangan untuk meninjau trase baru tersebut.

 

Selain persoalan Kubang Putiah, Andre menyebut lokasi exit tol Padang Panjang juga telah disepakati menggunakan titik baru sehingga tidak lagi menjadi kendala dalam proses pembangunan.

 

“Terkait perubahan trase, perubahan panjang jalan tidak terlalu signifikan. Yang terpenting, kita menghindari berbagai persoalan di lapangan,” katanya.

 

Menurut Andre, lokasi pintu keluar tol yang baru juga dinilai lebih strategis karena lebih dekat menuju Kota Bukittinggi sesuai aspirasi Pemerintah Kota Bukittinggi.

 

“Insya Allah lokasi pintu exit tol juga lebih dekat ke Bukittinggi, sesuai aspirasi Wali Kota Bukittinggi, sehingga akses menuju kota menjadi lebih dekat. Nantinya kita akan menggunakan trase bypass,” ujarnya.

 

Andre menegaskan, pembangunan Jalan Tol Sicincin–Bukittinggi bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi merupakan kebutuhan penting bagi Sumatera Barat. Kehadiran jalan tol diyakini mampu mempercepat distribusi barang, menekan biaya logistik, dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.

 

Ia juga menilai akses transportasi yang lebih baik akan membuka peluang investasi, terutama di sektor pariwisata dan pengembangan usaha masyarakat. Karena itu, Andre berharap pembangunan jalan tol dapat terus didorong agar manfaat ekonominya segera dirasakan masyarakat Sumatera Barat. (Gilang)