Web Hosting
Web Hosting
Berita

Ketua DPRD Payakumbuh Buka Mambangkik Tradisi Adat di Nagori Koto Nan Gadang

41
×

Ketua DPRD Payakumbuh Buka Mambangkik Tradisi Adat di Nagori Koto Nan Gadang

Sebarkan artikel ini

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Wirman Putra Dt. Mantiko Alam menghadiri sekaligus secara resmi membuka kegiatan adat bertajuk “Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagori Koto Nan Gadang” dengan tema khusus Baadok-Adok Perkawinan. Acara ini berlangsung khidmat di Kantor KAN Nagori Koto Nan Gadang pada Minggu, 28 Juni 2026.

 

 

Sebagai anak Nagori Koto Nan Gadang, kehadiran Wirman Putra Dt. Mantiko Alam bukan hanya sekadar pemenuhan undangan formal, melainkan juga bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian yang mendalam terhadap kelestarian adat istiadat di kampung halaman.

 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Panitia Pelaksana bersama Pengurus KAN Koto Nan Gadang ini merupakan bagian resmi dari agenda kalender iven Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Payakumbuh, yang dikemas dalam program unggulan “Satu Iven Satu Nagari”. Program ini bertujuan untuk mempromosikan sekaligus merawat kekayaan budaya lokal di setiap nagari yang ada di Payakumbuh.

 

Dalam sambutannya sebelum membuka acara secara resmi, Wirman Putra, Dt. Mantiko Alam menyampaikan beberapa poin penting strategis terkait pelestarian adat.

 

Wirman ungkapkan apresiasi setinggi-tingginya untuk Panitia dan KAN atas lancar dan suksesnya acara yang telah berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu 27-28 Juni 2026 tersebut.

 

“Selaku Abak Nagori Koto Nan Godang, saya bangga dan sangat mengapresiasi yang luar biasa kepada Panitia Pelaksana, Pengurus KAN Koto Nan Gadang, Bundo Kanduang, serta seluruh unsur anak nagori yang telah bekerja keras mengangkat kembali tradisi Baadok-Adok ke permukaan,” ujar Wirman semangat.

 

Menurut Wirman, kegiatan yang telah masuk dalam kalender iven dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh itu dapat menjadi penguatan identitas kultural bagi generasi muda. Ia menekankan bahwa kegiatan seperti ini sangat krusial di era modern.

 

Tradisi Baadok-Adok Perkawinan tersebut bukan sekadar tontonan, melainkan tuntunan yang kaya akan nilai-nilai moral, etika berkomunikasi, dan penyelesaian masalah secara adat yang harus diwariskan kepada generasi muda agar mereka tidak kehilangan jati diri sebagai orang Minangkabau.

 

Lebih lanjut, Ketua DPRD Kota Payakumbuh itu sampaikan komitmen dukungan dari lembaga legislatif yang ia nahkodai itu terhadap iven yang mengutamakan dalam menjaga kelestarian adat dan budaya daerah.

 

“Saya akan selalu mendukung atas program-program yang bertujuan untuk pemajuan kebudayaan daerah, penguatan peran Kerapatan Adat Nagori (KAN), serta pelestarian hukum adat Salingka Nagori,” ungkap Wirman.

 

Diakhir sambutan, Wirman sampaikan jika pentingnya kolaborasi dan sinergi dalam menjaga kelestarian Adat dari pemerintahan daerah.

 

“Mari kita semua, seluruh pemangku kepentingan, baik itu Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang, maupun pemuda, untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah demi mewujudkan Kota Payakumbuh yang maju namun tetap kokoh memegang prinsip Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah,” tukasnya.

 

Acara pembukaan tersebut ditandai dengan prosesi simbolis dan dilanjutkan dengan rangkaian simulasi serta pagelaran kesenian talempong, penampilan Baadok-Adok Perkawinan, hingga foto bersama dan makan siang beradat (makan bajamba) bersama seluruh tokoh masyarakat, niniak mamak, dan undangan yang hadir. (wba)