Web Hosting
Web Hosting
Berita

Sentra IKM Rendang Kota Payakumbuh Didorong Jadi Produk Unggulan Ekspor

31
×

Sentra IKM Rendang Kota Payakumbuh Didorong Jadi Produk Unggulan Ekspor

Sebarkan artikel ini

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Rendang Kota Payakumbuh mulai diarahkan menjadi produk unggulan ekspor melalui Program OVOP (One Village One Product) Go Global dan adopsi Teknologi Industri 4.0 yang digelar Kementerian Perindustrian RI bersama Pemerintah Kota Payakumbuh, Selasa (12/05/2026).

 

 

Sosialisasi Program Pendampingan Sentra IKM OVOP Go Global dan Adopsi Teknologi Industri 4.0 dalam rangka Program Desa Devisa itu berlangsung di Aula Lantai II Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh dengan melibatkan puluhan pelaku IKM rendang.

 

“Rendang bukan hanya warisan kuliner Minangkabau yang telah dikenal dunia, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi masyarakat, oleh karena itu, pengembangan industri rendang perlu terus didorong agar mampu bersaing di pasar global,” kata Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Ny. Eni Muis Zulmaeta dalam sambutannya.

 

Ny. Eni yakin dengan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, serta pendampingan yang tepat, IKM Rendang Kota Payakumbuh dapat semakin maju, mandiri dan mendunia.

 

“IKM Rendang kita harapkan tidak hanya menjadi identitas daerah, tetapi juga menjadi sumber pertumbuhan ekonomi dan kebanggaan Indonesia di pasar internasional,” lanjut Ny. Eni.

 

Kepala Disnakerperin Kota Payakumbuh Yasril mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing pelaku IKM melalui penguatan kualitas produk, manajemen usaha, hingga kesiapan memasuki pasar ekspor.

 

“Kita ingin pelaku IKM di Payakumbuh mampu berkembang dan beradaptasi dengan transformasi digital industri sehingga memiliki daya saing yang kuat di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

 

Kegiatan itu turut dihadiri Sesditjen IKMA Kementerian Perindustrian RI Yedi Sabaryadi, Staf Ahli TP-PKK Kota Payakumbuh Yeni Elzadaswarman, pengurus Sentra IKM Rendang Kota Payakumbuh.

 

Kemudian IKM OVOP Bintang 3 Tahun 2024 Rendang Gadih, IKM OVOP Bintang 2 Tahun 2024 Rendang Riry, serta sekitar 30 perwakilan IKM anggota sentra rendang.

 

Para peserta juga mendapatkan materi terkait pengembangan produk unggulan daerah, peningkatan kapasitas usaha, serta strategi memperluas akses pasar ekspor berbasis teknologi dan inovasi industri 4.0 dari Tenaga Ahli Program IKM OVOP Go Global Dika Rinakuki dan Kepala Department Export Development Advisory LPEI Nila Meidhita.

 

“Penguatan inovasi dan pemanfaatan teknologi menjadi faktor penting agar produk IKM mampu memenuhi kebutuhan pasar global yang terus berkembang,” kata Nila.

 

Sesditjen IKMA Kementerian Perindustrian RI Yedi Sabaryadi mengatakan transformasi industri menjadi kebutuhan utama bagi pelaku usaha kecil dan menengah di tengah persaingan pasar global yang semakin ketat.

 

“Melalui program OVOP Go Global dan adopsi Teknologi Industri 4.0, kami berharap IKM tidak hanya meningkatkan kualitas dan produktivitas, tetapi juga siap memasuki pasar ekspor secara berkelanjutan. Sentra Rendang Kota Payakumbuh memiliki potensi sangat besar menjadi produk unggulan Indonesia di pasar dunia,” ujar Yedi.

 

Ia mengatakan Kementerian Perindustrian terus mendorong penguatan sektor IKM berbasis potensi daerah melalui pendampingan usaha, digitalisasi industri, hingga pembukaan akses pasar ekspor guna meningkatkan nilai tambah produk lokal.

 

“Kami percaya rendang Payakumbuh memiliki kualitas, cita rasa, dan identitas kuat untuk menjadi salah satu produk unggulan Indonesia di pasar global,” pungkasnya.(wba)