Tanah Datar, PilarbangsaNews
Penasehat Bundo Kanduang Kabupaten Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra, menghadiri pertemuan bulanan Bundo Kanduang Kabupaten Tanah Datar, yang diikuti oleh utusan Bundo Kanduang dari seluruh nagari dan kecamatan se-Kabupaten Tanah Datar.
di Gedung LKAAM Tanah Datar, Kamis (12/2/2026).
Suasana pertemuan penuh keakraban, dengan semangat memperkuat peran perempuan adat dalam kehidupan bermasyarakat.
Pertemuan ini juga dihadiri Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Tanah Datar, Hendra Setiawan, Kabid PUG PP Bulqis SKM MM Ketua LKAAM Tanah Datar, Aresno Dt. Andomo, serta para pengurus dan anggota Bundo Kanduang dari berbagai nagari.
Dalam sambutannya, Ny. Lise Eka Putra menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai adat Minangkabau dan memperkuat peran Bundo Kanduang sebagai limpapeh rumah nan gadang.
Ia menyampaikan apresiasi atas peran aktif Bundo Kanduang hingga ke tingkat nagari melalui program Bundo Kanduang Masuak Sekolah, yang menanamkan pendidikan karakter dan nilai adat sejak dini.
Ny. Lise juga mendorong Bundo Kanduang untuk terus berinovasi dalam program sosial dan pendidikan, serta memanfaatkan pertemuan bulanan sebagai wadah tukar pengalaman antar nagari dan evaluasi program sekolah binaan
Ia berharap semangat kebersamaan ini menular ke generasi muda agar nilai-nilai adat dan budaya tetap hidup dan relevan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ny. Lise Eka Putra menyerahkan secara simbolis buku tentang adat Minangkabau kepada Ketua Bundo Kanduang Tanah Datar, Ahdi Rafni S.Pdi , sebagai upaya mendukung literasi adat dan meningkatkan pemahaman anggota terhadap nilai-nilai tradisi yang harus dilestarikan.
Bundo Kanduang Hj. Fatrianis, S.Pd., menyampaikan permohonan maaf atas keterbatasan kehadirannya dalam beberapa kegiatan karena fokus merawat anak yang sedang sakit
Ia mengajak seluruh pengurus untuk tetap solid, meningkatkan kekompakan, dan aktif membina keluarga serta anak-anak di nagari masing-masing
Ia menekankan pentingnya koordinasi dengan niniak mamak dan pihak terkait agar program pemberdayaan perempuan dan pelestarian adat berjalan maksimal.
Kepala Dinas Sosial PPPA, Drs. Hendra Setiawan, M.Si. dan Kabid PUG PP Bulqis SKM MM memberikan sambutan hangat dan dukungan penuh terhadap kegiatan Bundo Kanduang.
Ia menekankan bahwa peran Bundo Kanduang sangat strategis dalam memberdayakan perempuan dan keluarga di nagari, serta mendorong terciptanya masyarakat yang harmonis dan berkeadaban.
Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk terus berinovasi dalam program-program sosial dan pendidikan, serta memanfaatkan pertemuan bulanan sebagai media berbagi pengalaman dan praktik terbaik antar nagari.
Selain itu, pemerintah daerah juga siap bersinergi dalam pembinaan keluarga dan penguatan ketahanan sosial berbasis nagari.
Ketua LKAAM Tanah Datar, Aresno Dt. Andomo, dalam sambutannya menekankan agar Bundo Kanduang senantiasa menjaga persatuan dan solidaritas antar pengurus. Ia menekankan pentingnya memperkuat koordinasi dengan niniak mamak, tokoh masyarakat, dan pihak terkait lainnya agar setiap program pemberdayaan perempuan dan pelestarian adat dapat berjalan efektif.
Ia juga mengingatkan agar Bundo Kanduang tetap berpegang teguh pada falsafah adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah, karena peran mereka sangat strategis dalam menjaga kelestarian adat dan keharmonisan masyarakat di Tanah Datar.
Ustaz Rizky dari Nagari Lubuk Jantan menyampaikan tausiyah yang menitikberatkan pentingnya menjaga silaturahmi dan saling bermaafan menjelang bulan suci Ramadan.
Dan mengajak seluruh peserta untuk menyambut puasa dengan hati yang bersih, mempererat ukhuwah, serta memperkuat keimanan dan ketakwaan. Dalam pesannya, Ustaz Rizky juga menekankan peran Bundo Kanduang dalam menanamkan nilai-nilai akhlak dan agama kepada anak-anak serta masyarakat, sehingga kegiatan sosial dan adat yang dijalankan semakin bermakna dan diridhai Allah SWT.
Kegiatan diakhiri dengan makan bersama di Kantor LKAAM Tanah Datar, yang semakin mempererat kebersamaan dan silaturahmi antar pengurus dan anggota Bundo Kanduang. (Putra)













