Web Hosting
Web Hosting

Berita

Atur Jam Belajar Selama Ramadhan, Tommy : Siswa Perbanyak Ibadah dan Persiapan Ujian

38
×

Atur Jam Belajar Selama Ramadhan, Tommy : Siswa Perbanyak Ibadah dan Persiapan Ujian

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru, PilarbangsaNews

Menjelang bulan suci Ramadhan, Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru menetapkan penyesuaian kegiatan belajar mengajar bagi seluruh satuan pendidikan.

 

 

Kebijakan tersebut tertuang dalam surat edaran resmi dari Dinas Pendidikan yang telah disosialisasikan kepada sekolah-sekolah berdasarkan kalender akademik tahun berjalan.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Syafrian Tommy, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa penyesuaian dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara kegiatan pembelajaran dan ibadah siswa selama Ramadhan.

 

“Sebentar lagi kita memasuki bulan suci Ramadhan. Kami telah mengeluarkan edaran resmi terkait pengaturan jadwal belajar agar proses pendidikan tetap berjalan, namun siswa juga dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk,” ujar Tommy.

 

Dalam kebijakan tersebut, seluruh Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) diliburkan selama satu bulan penuh. Langkah ini diambil dengan mempertimbangkan usia peserta didik yang masih membutuhkan penyesuaian fisik selama menjalankan ibadah puasa.

 

Sementara itu, untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), siswa akan diliburkan pada 18 hingga 23 Ramadhan. Setelah masa libur tersebut, kegiatan belajar kembali dilaksanakan dengan penyesuaian jam masuk dan pulang.

 

“Khusus siswa kelas 1 hingga kelas 3 SD, jam belajar dimulai pukul 08.00 WIB dan berakhir pukul 11.00 WIB. Pengurangan jam belajar ini bertujuan agar siswa tidak mengalami kelelahan selama berpuasa,” sebut Tommy.

 

Adapun siswa kelas 4 hingga kelas 9 (SMP) menurutnya setelah kegiatan belajar hingga pukul 11.00 WIB, diharapkan mengikuti program keagamaan yang telah disiapkan sekolah. Program tersebut mencakup kegiatan imsak dan gerakan “Pekanbaru Cinta Alquran”.

 

“Melalui program ini, kami ingin membiasakan anak-anak memperbanyak membaca Alquran selama Ramadhan. Kegiatan dibimbing langsung oleh guru di sekolah, dan setelah salat Dzuhur siswa diperbolehkan pulang,” jelas Tommy.

 

Dinas Pendidikan juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak selama Ramadhan. Dalam surat edaran tersebut, orang tua diminta bekerja sama untuk memastikan anak-anak mampu menjaga keseimbangan antara ibadah dan belajar di rumah.

 

Sebagai bentuk penguatan karakter, sekolah akan memberikan tugas Amaliah Ramadan kepada siswa. Tugas tersebut berisi kegiatan ibadah dan aktivitas positif yang dapat dipantau bersama oleh orang tua dan guru.

 

“Kami ingin ada kontrol dan pendampingan selama Ramadhan. Tidak hanya di sekolah, tetapi juga di rumah,” tambahnya.

 

Di tengah suasana Ramadhan, siswa tetap dihadapkan fokus pada agenda akademik penting. Selama bulan puasa, akan dilaksanakan Penilaian Tengah Semester (PTS). Dinas Pendidikan berharap siswa tetap disiplin belajar dan mempersiapkan diri dengan baik.

 

Khusus bagi siswa kelas akhir, yakni kelas 6 SD dan kelas 9 SMP, persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) menjadi perhatian utama. Pihak sekolah diminta memastikan siswa mendapatkan pendampingan maksimal agar hasil ujian tetap optimal.

 

“Kami berharap Ramadhan menjadi momentum pembentukan karakter sekaligus tidak mengurangi semangat belajar anak-anak, terutama bagi kelas akhir yang akan menghadapi TKA,” tegas Tommy.

 

Dengan kebijakan ini, Pemerintah Kota Pekanbaru berharap proses pendidikan selama bulan suci Ramadhan tetap berjalan efektif, sekaligus menanamkan nilai religius dan kedisiplinan kepada peserta didik. (Mirza)