Web Hosting
Web Hosting
Berita

KPU Adakan Evaluasi Pilkada Pasaman 2024, Taufiq : Perbaiki Teknis dan Administrasi 

284
×

KPU Adakan Evaluasi Pilkada Pasaman 2024, Taufiq : Perbaiki Teknis dan Administrasi 

Sebarkan artikel ini

Lubuk Sikaping, PilarbangsaNews

 

 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman menggelar kegiatan evaluasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pasaman tahun 2024 pada Rabu (18/6/2025).

 

Kegiatan ini berlangsung di aula lantai III Kantor Bupati Pasaman, sebagai bagian dari penyusunan laporan menyeluruh atas pelaksanaan tahapan Pilkada 2024.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua dan Komisioner KPU Pasaman beserta jajaran, unsur Forkopimda dari Kejaksaan, Polres, Kodim, dan Lapas Kelas II-B Lubuk Sikaping.

 

Turut serta Ketua Bawaslu, Kadis Dukcapil, Kakan Kesbangpol, pimpinan partai politik se-Kabupaten Pasaman, perwakilan peserta Pilkada, eks Ketua PPK, perwakilan PPS, serta insan pers dari media cetak, elektronik, dan online yang bertugas di wilayah Pasaman.

 

Ketua KPU Kabupaten Pasaman, Taufiq, dalam sambutannya menyampaikan bahwa evaluasi ini merupakan momen strategis untuk mengkaji pelaksanaan Pilkada 2024, termasuk pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang sempat dilakukan.

 

“Tahun 2024, kita menyelenggarakan dua kali pemilihan, yakni pemilihan reguler dan PSU. Oleh karena itu, evaluasi ini sangat penting agar kami di KPU Kabupaten maupun KPU Provinsi dapat memperbaiki teknis dan administrasi dalam setiap tahapan pemilihan kepala daerah kedepan,” jelas Taufiq.

 

Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai narasumber Rozidateno Putri Hanida, Dosen FISIP Universitas Andalas sekaligus peneliti utama.

 

Ia memaparkan pentingnya evaluasi sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik dan penguatan tata kelola demokrasi.

 

“Evaluasi ini tidak hanya mencakup tahapan Pilkada, tetapi juga aspek non-tahapan dan kelembagaan. Tujuannya adalah memperoleh gambaran yang utuh dan objektif, mengidentifikasi capaian, hambatan, serta kendala teknis dan non-teknis selama proses penyelenggaraan, termasuk PSU,” ujar Rozidateno.

 

Pemaparan tersebut disambut antusias oleh peserta yang hadir. Forum pun berkembang menjadi ruang diskusi aktif, tempat para peserta menyampaikan berbagai pendapat, saran, dan kritik konstruktif terhadap pelaksanaan Pilkada.

 

Diskusi dinamis ini menjadikan acara evaluasi bukan hanya sebagai forum formalitas, tetapi juga sebagai ajang mencari solusi demi perbaikan dan penyempurnaan penyelenggaraan pemilihan di masa mendatang.

 

Hasil dari kegiatan ini diharapkan menjadi catatan penting dan referensi berharga bagi peningkatan kualitas demokrasi di Kabupaten Pasaman. (Zul)