<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pilarbangsanews.id</title>
	<atom:link href="https://pilarbangsanews.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pilarbangsanews.id</link>
	<description>Pilar Berita Bangsa Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Sep 2026 03:34:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://pilarbangsanews.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-FAV-PILARBANGSANEWS-32x32.jpg</url>
	<title>Pilarbangsanews.id</title>
	<link>https://pilarbangsanews.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Huntap Banjir Sumbar On The Track, Dirut NK Targetkan Huntap Rambatan Tuntas November</title>
		<link>https://pilarbangsanews.id/huntap-banjir-sumbar-on-the-track-dirut-nk-targetkan-huntap-rambatan-tuntas-november/</link>
					<comments>https://pilarbangsanews.id/huntap-banjir-sumbar-on-the-track-dirut-nk-targetkan-huntap-rambatan-tuntas-november/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Pilar Bangsa News]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 03:33:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pilarbangsanews.id/?p=47934</guid>

					<description><![CDATA[Batusangkar, PilarbangsaNews Hunian Tetap (Huntap) korban banjir Sumbar...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Batusangkar, PilarbangsaNews</strong></p>
<p>Hunian Tetap (Huntap) korban banjir Sumbar November 2025 terlihat megah di Rambatan, Tanah Datar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Huntap yang diletakkan batu pertama oleh COO Danantara Dony Oskaria pada Maret lalu, saat ini sudah 60 persen selesai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Tidak kentara sekali seperti Huntap. Justru kesannya rumah sederhana, megah, dan cantik, dengan dinding paving block produk PT Semen Padang. Lalu, rangka baja ringan atap terpasang kokoh dan rapi. Huntap Rambatan ini beda,” ujar praktisi bangunan Bob Ihsan ketika meninjau.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saat ini Huntap Rambatan sudah selesai 70 pesen. “Dari 79 unit yang dibangun, sudah 70 persen kelar, on the track. Saya minta November sudah selesai,” ujar Dirut PT. Nindya Karya Firmansyah saat meninjau, Minggu (13/9/2026) sore.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengerjaan Huntap yang beda ini resepnya dikerjakan dengan hati. “Untuk masyarakat, pimpinan negara kita selalu mengingatkan, bekerjalah dengan sepenuh hati, jangan setengah-setengah. Terbukti, Nindya Karya bisa di Huntap ini dan di proyek penugasan lain,” ujar Dewan Pengawas LKBN Antara, Adrian Tuswandi, saat ikut meninjau Huntap. (<strong>Gilang</strong>)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pilarbangsanews.id/huntap-banjir-sumbar-on-the-track-dirut-nk-targetkan-huntap-rambatan-tuntas-november/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>31 SPBU Nakal di Sumbar Ditindak, Rahmat Saleh Tegaskan Subsidi BBM Harus Tepat Sasaran</title>
		<link>https://pilarbangsanews.id/31-spbu-nakal-di-sumbar-ditindak-rahmat-saleh-tegaskan-subsidi-bbm-harus-tepat-sasaran/</link>
					<comments>https://pilarbangsanews.id/31-spbu-nakal-di-sumbar-ditindak-rahmat-saleh-tegaskan-subsidi-bbm-harus-tepat-sasaran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Pilar Bangsa News]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Sep 2026 16:09:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pilarbangsanews.id/?p=47930</guid>

					<description><![CDATA[Padang, PilarbangsaNews Anggota Komisi VI DPR RI, Rahmat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, PilarbangsaNews</strong></p>
<p>Anggota Komisi VI DPR RI, Rahmat Saleh, mendukung langkah tegas Pertamina yang menjatuhkan sanksi kepada 31 SPBU di Sumatra Barat karena terbukti melakukan pelanggaran distribusi BBM bersubsidi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rahmat menilai tindakan tegas ini sebagai wujud keberpihakan negara kepada masyarakat yang berhak menerima subsidi energi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Subsidi BBM adalah hak masyarakat kecil. Jangan ada pihak yang meraup keuntungan di atas penderitaan rakyat,” tegas Rahmat di Padang, Minggu (13/9/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rahmat menekankan, DPR akan terus mengawal kebijakan energi agar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh oknum yang mencari keuntungan pribadi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dia pun menilai, penindakan terhadap SPBU nakal bukan sekadar langkah administratif, melainkan bagian dari tanggung jawab negara dalam menjaga keadilan sosial.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, distribusi BBM bersubsidi menyangkut hajat hidup orang banyak, sehingga setiap pelanggaran harus ditindak secara serius.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kalau distribusi tidak diawasi ketat, rakyat yang paling menderita. Karena itu, penindakan harus konsisten dan berkelanjutan,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rahmat juga mengingatkan praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi dapat menimbulkan efek domino.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mulai dari kelangkaan pasokan, antrean panjang di SPBU, hingga meningkatnya beban ekonomi masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>‎“Kita tidak boleh membiarkan subsidi bocor. Negara harus hadir memastikan energi terjangkau bagi rakyat yang membutuhkan dan berhak,” kata Rahmat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rahmat juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam menjaga integritas distribusi energi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dia mengapresiasi langkah Pertamina yang tidak ragu memberikan sanksi berat, mulai dari penghentian pasokan hingga pencabutan izin operasional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, kebijakan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah bersama BUMN energi tidak akan mentolerir pelanggaran yang merugikan publik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain Pertamina, Rahmat juga menyoroti peran Hiswana Migas dan pemerintah daerah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dia menilai, asosiasi dan pemerintah daerah harus memperkuat pengawasan agar distribusi BBM bersubsidi benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami di DPR mendukung penuh kerja sama ini. Negara harus hadir memastikan subsidi energi tidak bocor dan benar-benar berpihak pada rakyat,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebelumnya, Pertamina mengumumkan temuan pelanggaran di 31 SPBU di Sumatra Barat, mulai dari penyaluran tidak sesuai ketentuan hingga praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi. Atas temuan tersebut, perusahaan energi pelat merah langsung menjatuhkan sanksi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hiswana Migas Sumbar sendiri juga menegaskan komitmen untuk menertibkan anggotanya, sementara pemerintah daerah memastikan pengawasan akan diperketat. Penindakan ini diharapkan memberi efek jera sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan subsidi energi. (<strong>Gilang</strong>)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pilarbangsanews.id/31-spbu-nakal-di-sumbar-ditindak-rahmat-saleh-tegaskan-subsidi-bbm-harus-tepat-sasaran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Temui Tiga Kafilah Sumbar Asal Kota Payakumbuh, Ketua DPRD Wirman Putra Beri Motivasi</title>
		<link>https://pilarbangsanews.id/temui-tiga-kafilah-sumbar-asal-kota-payakumbuh-ketua-dprd-wirman-putra-beri-motivasi/</link>
					<comments>https://pilarbangsanews.id/temui-tiga-kafilah-sumbar-asal-kota-payakumbuh-ketua-dprd-wirman-putra-beri-motivasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Pilar Bangsa News]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Sep 2026 10:07:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pilarbangsanews.id/?p=47926</guid>

					<description><![CDATA[Semarang, PilarbangsaNews Tiga kafilah asal Kota Payakumbuh mendapat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Semarang, PilarbangsaNews</strong></p>
<p>Tiga kafilah asal Kota Payakumbuh mendapat suntikan motivasi dari Ketua DPRD Wirman Putra setelah dipercaya memperkuat kontingen Sumatera Barat pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI di Jawa Tengah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain memberikan semangat, Ketua DPRD juga memberikan uang pembinaan kepada ketiga peserta usai pembukaan MTQ Nasional di Arena Utama Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang, Sabtu (12/09/2026) malam.</p>
<p>Dukungan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian terhadap generasi muda Payakumbuh yang mendapat kesempatan tampil pada kompetisi Al-Qur&#8217;an tingkat nasional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kehadiran kami di sini untuk menyemangati anak-anak kita. Mereka membawa nama Payakumbuh sekaligus menjadi bagian dari kontingen Sumbar,&#8221; kata Ketua DPRD Wirman Putra di dampingi Kakan Kemenag Kota Payakumbuh Hendri Yazid.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, tampil percaya diri dan keluarkan kemampuan yang sudah dipersiapkan,” tukuknya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tiga peserta tersebut mengikuti cabang Fahmil Al-Qur&#8217;an. Fatur Endrabel mewakili kategori putra, sedangkan Tsabithah Imtitsal Muchtar dan Tuhfatul Aufiya tampil pada kategori putri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>MTQ Nasional XXXI berlangsung di Jawa Tengah pada 12–20 September 2026 dan mempertemukan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.</p>
<p>“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada para kafilah. Mudah-mudahan dapat menambah semangat mereka selama bertanding dan menjadi penyemangat untuk memberikan hasil terbaik bagi Sumbar dan Kota Payakumbuh,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keikutsertaan tiga kafilah tersebut sekaligus menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan pengalaman dan kemampuan dalam kompetisi tingkat nasional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mereka diharapkan mampu menjaga konsentrasi serta mengikuti seluruh rangkaian perlombaan dengan baik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dia menilai kepercayaan yang diberikan kepada tiga peserta tersebut menjadi hal yang patut diapresiasi. Karena itu, Wirman meminta mereka tidak menjadikan target prestasi sebagai beban selama mengikuti perlombaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kita tentu bangga tiga anak Payakumbuh mendapat kepercayaan tampil di tingkat nasional. Jaga kesehatan, fokus dalam perlombaan dan tetap tenang. Berikan penampilan terbaik, karena kesempatan seperti ini juga menjadi pengalaman untuk perjalanan mereka kedepan,” pungkasnya. (<strong>wba</strong>)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pilarbangsanews.id/temui-tiga-kafilah-sumbar-asal-kota-payakumbuh-ketua-dprd-wirman-putra-beri-motivasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>100 Karateka Pasbar Ikuti Ujian Kenaikan Sabuk LEMKARI, Sensei Daryulisman Jadi Penguji</title>
		<link>https://pilarbangsanews.id/100-karateka-pasbar-ikuti-ujian-kenaikan-sabuk-lemkari-sensei-daryulisman-jadi-penguji/</link>
					<comments>https://pilarbangsanews.id/100-karateka-pasbar-ikuti-ujian-kenaikan-sabuk-lemkari-sensei-daryulisman-jadi-penguji/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Pilar Bangsa News]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Sep 2026 08:39:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pilarbangsanews.id/?p=47922</guid>

					<description><![CDATA[Pasaman Barat, PilarbangsaNews Sebanyak 100 karateka dari berbagai...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman Barat, PilarbangsaNews</strong></p>
<p>Sebanyak 100 karateka dari berbagai dojo di Kabupaten Pasaman Barat mengikuti Ujian Kenaikan Sabuk/Kyu yang digelar Pengurus Cabang (Pengcab) Lemkari Karate-Do Indonesia Pasaman Barat, Minggu (13/9/2026) di Halaman SDN 12 Lembah Melintang, depan Polsek Ujung Gading, Ujung Gading, Lembah Melintang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ujian yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai ini merupakan agenda rutin pembinaan prestasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sesuai rencana panitia, peserta awal diperkirakan 50 orang, namun antusiasme meningkat hingga 100 karateka dari tingkatan sabuk putih hingga coklat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kegiatan ini dikoordinir oleh Ali Ramadhan Sinaga, DAN IV. Bertindak sebagai Tim Penguji yakni Sensei Daryulisman, SH, M.Ikom, Karateka DAN IV.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Daryulisman yang hadir mewakili Ketua MSH Lemkari Sumbar menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pengcab LEMKARI Pasaman Barat di bawah Ketua Aipda Thomas Ameriko beserta jajaran, serta kepada Kepala SDN 12 Lembah Melintang, Dra. Yarmi, S.Pd., yang telah memfasilitasi tempat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam sambutan pembukaannya, Daryulisman yang akrab disapa Sensei Yulman menegaskan bahwa ujian ini bukan sekadar formalitas kenaikan tingkat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Jumlah 100 peserta ini potensi besar. Kami berharap pembinaan ke depan terus meningkatkan kuantitas dan kualitas, baik teknik, fisik, mental maupun karakter. Kihon mengajarkan ketepatan, kata mengajarkan pengendalian, kumite mengajarkan keberanian. Tujuan karate bukan sabuk, gelar atau medali, tapi bagaimana menjadi manusia yang lebih disiplin, rendah hati, dan mampu mengendalikan diri,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Karateka pemilik DAN IV ini juga mengingatkan prinsip utama karate, Karate ni Sente Nashi &#8211; tidak ada serangan pertama dalam karate.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Yulman selaku sekretaris juga menitipkan salam dari Ketua Pengprov LEMKARI Sumbar, Nanda Satria, DAN IV, yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia berharap LEMKARI Pasaman Barat semakin aktif berkolaborasi dengan Pemkab Pasbar cq Dispora, KONI Pasbar cq Forki, dunia usaha dan sponsor untuk pembinaan atlet.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada kesempatan lain, Ketua KMSH Sumbar, Agusmardi BAc, DAN IV menyampaikan terima kasih khusus Kepada Sensei Daryulisman SH, M Ikom, DAN IV yang penuh perhatian terhadap pembinaan organisasi Dojo/ranting dan Pengcab, &#8220;Kami menyampaikan terimakasih yang tak terhingga atas kehadiranya di Pasaman Barat. Salam Karate, Oss!&#8221; ungkapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ujian berjalan tertib dan penuh semangat dengan pengawasan orang tua dan pelatih masing-masing dojo. (<strong>Gilang</strong>)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pilarbangsanews.id/100-karateka-pasbar-ikuti-ujian-kenaikan-sabuk-lemkari-sensei-daryulisman-jadi-penguji/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Pertama MTQ Nasional XXXI, 12 Peserta Sumbar Mulai Perjuangkan Prestasi</title>
		<link>https://pilarbangsanews.id/hari-pertama-mtq-nasional-xxxi-12-peserta-sumbar-mulai-perjuangkan-prestasi/</link>
					<comments>https://pilarbangsanews.id/hari-pertama-mtq-nasional-xxxi-12-peserta-sumbar-mulai-perjuangkan-prestasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Pilar Bangsa News]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Sep 2026 08:20:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pilarbangsanews.id/?p=47918</guid>

					<description><![CDATA[Semarang, PilarbangsaNews Kafilah Sumatera Barat (Sumbar) mulai menjalani...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Semarang, PilarbangsaNews</strong></p>
<p>Kafilah Sumatera Barat (Sumbar) mulai menjalani babak penyisihan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXI Nasional di Semarang, Minggu (13/9/2026). Pada hari pertama perlombaan, sebanyak 12 kafilah Sumbar dijadwalkan tampil di sejumlah arena yang tersebar di Kota Semarang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala Biro Kesra Setdaprov Sumbar, Edi Dharma mengatakan hari pertama perlombaan menjadi awal dari perjuangan panjang Kafilah Sumbar dalam ajang MTQ Nasional XXXI. Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan menampilkan kemampuan terbaik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kita berharap seluruh qari-qariah Sumatera Barat dapat tampil maksimal. Persiapkan diri dengan baik dan berikan kemampuan terbaik dalam setiap penampilan,” ujar Edi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada sesi pagi, Daffa Raffasya tampil pada cabang Tilawah Anak-Anak Putra di Convention Hall Masjid Agung Jawa Tengah. Sementara Roza Rezki mengikuti Qira’at Mujawwad Dewasa Putra dan Saufa Atika Ulya tampil pada Qira’at Mujawwad Dewasa Putri di Lapangan Simpang Lima.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Empat peserta lainnya, yakni Mukhlis Ibrohim, Indah Khairannisa, Arizi Akbar dan Rindu Annisa, mengikuti cabang Seni Kaligrafi Al-Qur’an di Auditorium Imam Bardjo, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Perlombaan pada cabang tersebut berlangsung sejak pagi hingga sore hari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Memasuki sesi siang, Amelia Rahma tampil pada cabang Hafalan 5 Juz dan Tilawah Putri di Rumah Dinas Wali Kota Semarang. Pada waktu yang sama, Daffa Hadaya mengikuti cabang Hafalan 20 Juz Putra di Auditorium Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Revoranda Sudarman dan Raihana Hamdani juga tampil pada sesi siang pada cabang Tafsir Bahasa Inggris Putra dan Putri di Gedung Semeru BP2KLK Kota Semarang. Sementara Zukhrufil Shadri dijadwalkan mengikuti cabang Tilawah Remaja Putra di Convention Hall Masjid Agung Jawa Tengah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Edi mengingatkan seluruh peserta agar tidak menjadikan persaingan sebagai beban. Menurutnya, setiap penampilan merupakan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membawa nama baik Sumbar di tingkat nasional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Yang paling penting tetap fokus, percaya diri dan menjaga semangat. Kita memberikan dukungan penuh agar mereka mampu meraih hasil terbaik untuk Sumatera Barat,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI berlangsung 13–19 September 2026 di 12 majelis yang tersebar di berbagai lokasi di Kota Semarang. Ajang tersebut mempertemukan kafilah dari seluruh Indonesia untuk berkompetisi dalam berbagai cabang dan golongan musabaqah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hari pertama perlombaan menjadi langkah awal Kafilah Sumbar untuk kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Dukungan dan doa masyarakat Sumbar diharapkan terus mengiringi perjuangan para qari-qariah dan peserta sepanjang pelaksanaan MTQ Nasional XXXI. (<strong>Adpsb</strong>)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pilarbangsanews.id/hari-pertama-mtq-nasional-xxxi-12-peserta-sumbar-mulai-perjuangkan-prestasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak Bisa Melihat Sejak Lahir, Daffa Hadaya Hafal 30 Juz dan Tampil di MTQ Nasional untuk Sumbar</title>
		<link>https://pilarbangsanews.id/tak-bisa-melihat-sejak-lahir-daffa-hadaya-hafal-30-juz-dan-tampil-di-mtq-nasional-untuk-sumbar/</link>
					<comments>https://pilarbangsanews.id/tak-bisa-melihat-sejak-lahir-daffa-hadaya-hafal-30-juz-dan-tampil-di-mtq-nasional-untuk-sumbar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Pilar Bangsa News]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Sep 2026 08:18:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pilarbangsanews.id/?p=47914</guid>

					<description><![CDATA[Semarang, PilarbangsaNews Keterbatasan penglihatan sejak lahir tidak menghalangi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Semarang, PilarbangsaNews</strong></p>
<p>Keterbatasan penglihatan sejak lahir tidak menghalangi Daffa Hadaya untuk mencintai dan menghafal Al-Qur’an. Siswa MAN 2 Tanah Datar ini bahkan telah menyelesaikan hafalan 30 juz dan kini kembali dipercaya mewakili Sumatera Barat (Sumbar) pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXI Nasional di Semarang, Jawa Tengah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada MTQ Nasional XXXI, Daffa mengikuti cabang Hafalan Al-Qur’an golongan 20 juz. Menariknya, ia memilih tampil pada kategori umum, bukan kategori khusus peserta tunanetra. Pada golongan ini, peserta dinilai berdasarkan kemampuan tahfiz, tajwid, dan fasahah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Daffa lahir di Bukittinggi pada 20 Desember 2011 tanpa kemampuan melihat. Sejak kecil, ia mengenali lingkungan di sekitarnya melalui pendengaran, sentuhan, ingatan dan pengalaman. Namun, kondisi tersebut tidak pernah menjadi alasan baginya untuk berhenti belajar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Meskipun saya dari lahir sudah tidak bisa melihat. Saya yakin, dengan sungguh-sungguh saya akan bisa,” ujar Daffa di Semarang, Minggu (13/9/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kecintaannya terhadap Al-Qur’an tumbuh sejak usia dini. Daffa mulai mengenal bacaan Al-Qur’an melalui lantunan ayat yang didengarnya dari pengeras suara masjid. Dari sana, ia mulai membangun hafalan secara bertahap hingga akhirnya mampu menghafal 30 juz.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kalau untuk hafal saja alhamdulillah sudah 30 juz, tapi untuk berlomba masih di 20 juz,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perjalanan tersebut tidak lepas dari dukungan kedua orang tuanya, Mulyandri dan Harmayesi. Sang ayah merupakan Kepala MTsN 3 Mandailing Tanah Datar, sedangkan ibunya adalah guru Bahasa Inggris. Keduanya terus memberikan dorongan dan arahan kepada Daffa dalam menjalani proses pendidikan dan mengembangkan kemampuan menghafal Al-Qur’an.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Saya juga mendapatkan dorongan dari kedua orang tua. Mereka sangat mendukung, menunjukkan dan mengarahkan,” tuturnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketekunan Daffa juga telah membuahkan sederet prestasi. Pada 2025, ia meraih juara 1 MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat di Kota Bukittinggi serta juara 1 Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) se-ASEAN. Dalam Grand Final MHQ se-ASEAN yang digelar Yayasan Syekh Ali Jaber pada Maret 2025, Daffa bahkan meraih nilai sempurna 400 poin.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Prestasi lainnya diraih pada Madrasah Fest 2023 dengan menjadi juara 2 nasional kategori MHQ tingkat MTs. Ia juga pernah meraih juara 2 MTQ tingkat Provinsi Sumbar di Solok Selatan, juara 1 MTQ Kabupaten Tanah Datar di Pariangan pada cabang 15 juz tilawah, serta sejumlah prestasi lainnya di tingkat kabupaten.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perjalanan Daffa dalam dunia MTQ telah dimulai sejak usia sembilan tahun. Saat mengikuti MTQ tingkat Kabupaten Tanah Datar di Kecamatan Batipuh, ia meraih juara 3 kategori nontilawah. Pada MTQ tingkat Provinsi Sumbar di Padang Panjang tahun 2021, ia meraih juara harapan 3. Setahun kemudian, ia kembali berprestasi dengan meraih juara 2 MTQ Kabupaten Tanah Datar cabang 1 juz tilawah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tidak hanya mendalami hafalan Al-Qur’an, Daffa juga terus mengembangkan kemampuannya di bidang lain. Ia mempelajari ilmu sosial dan Bahasa Inggris, serta sesekali menyalurkan bakatnya melalui kegiatan bernyanyi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Baginya, belajar berbagai bidang tidak harus membuat seseorang meninggalkan hafalan Al-Qur’an. Justru dengan kesungguhan dan manajemen waktu yang baik, keduanya dapat berjalan beriringan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Maaf, selama ini mungkin ada yang mengatakan dengan belajar ilmu lain hafalan Al-Qur’an kita bisa hilang. Saya rasa tidak jika kita sungguh-sungguh,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kedepan, Daffa bercita-cita menjadi pendakwah sekaligus guru ilmu sosial. Ia ingin ilmu dan kemampuan yang dimilikinya dapat memberikan manfaat bagi orang lain.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada MTQ Nasional XXXI di Semarang, Daffa kembali membawa nama Sumatera Barat setelah sebelumnya juga pernah menjadi bagian dari Kafilah Sumbar pada MTQ Nasional di Kalimantan Timur. Meski hasil pada ajang sebelumnya belum sesuai harapan, pengalaman tersebut menjadi bekal baginya untuk tampil lebih baik kali ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Sebenarnya saya sudah sempat tampil mewakili Sumbar di MTQ Nasional di Kalimantan Timur, tapi belum beruntung. Doakan kali ini saya bisa tampil maksimal,” harap Daffa. (<strong>adpsb</strong>)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pilarbangsanews.id/tak-bisa-melihat-sejak-lahir-daffa-hadaya-hafal-30-juz-dan-tampil-di-mtq-nasional-untuk-sumbar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur Mahyeldi Hadiri Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Titip Pesan dan Mohon Doa untuk Kafilah Sumbar</title>
		<link>https://pilarbangsanews.id/gubernur-mahyeldi-hadiri-pembukaan-mtq-nasional-xxxi-titip-pesan-dan-mohon-doa-untuk-kafilah-sumbar/</link>
					<comments>https://pilarbangsanews.id/gubernur-mahyeldi-hadiri-pembukaan-mtq-nasional-xxxi-titip-pesan-dan-mohon-doa-untuk-kafilah-sumbar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Pilar Bangsa News]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Sep 2026 07:46:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pilarbangsanews.id/?p=47910</guid>

					<description><![CDATA[Semarang, PilarbangsaNews Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Semarang, PilarbangsaNews</strong></p>
<p>Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXI Nasional di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu malam (12/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mahyeldi menyampaikan dukungan langsung kepada Kafilah Sumbar sekaligus mengajak masyarakat mendoakan perjuangan para peserta.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pembukaan MTQ Nasional XXXI berlangsung meriah dan disaksikan ratusan ribu masyarakat Kota Semarang. Rangkaian acara diawali dengan defile kafilah dari 37 provinsi yang menampilkan kekhasan daerah masing-masing.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kafilah Sumbar tampil mengenakan pakaian adat Minangkabau hasil kolaborasi dengan Ikatan Keluarga Minang (IKM) Semarang. Penampilan tersebut kemudian dilanjutkan dengan barisan kafilah yang mengenakan kemeja hitam bermotif rumah gadang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saat rombongan Kafilah Sumbar melintas di depan podium utama, Gubernur Mahyeldi berdiri dan melambaikan tangan sebagai bentuk dukungan kepada para peserta yang akan membawa nama Sumbar dalam ajang MTQ tingkat nasional tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pembukaan MTQ Nasional XXXI ditandai dengan pemukulan bedug oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, bersama Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>MTQ Nasional XXXI mengusung tema “Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban.” Ajang ini mempertandingkan delapan cabang lomba yang terbagi dalam 24 golongan dan 48 kategori musabaqah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Usai pembukaan, Gubernur Mahyeldi menyampaikan pesan kepada seluruh Kafilah Sumbar agar mengikuti setiap perlombaan dengan penuh kesungguhan, menjaga kekompakan dan memberikan kemampuan terbaik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Yang paling penting adalah bagaimana kita berjuang secara maksimal, menjaga kekompakan dan mengikuti seluruh proses dengan penuh keikhlasan. Mudah-mudahan ikhtiar ini menghasilkan prestasi terbaik untuk Sumatera Barat,” ujar Mahyeldi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut Gubernur, keberhasilan dalam kompetisi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh kedisiplinan, kesungguhan, kekompakan dan kesiapan mental dalam menjalani setiap tahapan perlombaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mahyeldi juga mengingatkan para peserta agar menjadikan MTQ sebagai momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Yang kita harapkan bukan hanya prestasi, tetapi juga bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar tercermin dalam sikap dan perilaku. Karena itu, ikuti perlombaan dengan niat ibadah, penuh keikhlasan dan tetap menjaga akhlak,” pesannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai bentuk dukungan, Gubernur Mahyeldi mengajak seluruh masyarakat Sumbar, baik yang berada di ranah maupun di rantau, untuk mendoakan perjuangan Kafilah Sumbar selama mengikuti MTQ Nasional XXXI.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kepada masyarakat Sumbar, mari kita doakan kafilah kita agar meraih prestasi terbaik. Semangat dan doa masyarakat menjadi kekuatan tambahan bagi para peserta dalam membawa nama Sumbar di tingkat nasional,” harapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>MTQ Nasional XXXI dilaksanakan secara serentak di 12 venue yang tersebar di Kota Semarang, dengan dukungan 155 dewan hakim untuk menjaga kualitas dan objektivitas penilaian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Gubernur Mahyeldi berharap seluruh anggota Kafilah Sumbar dapat menjaga nama baik daerah, membangun kekompakan dan menunjukkan semangat juang selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Jaga nama baik Sumatera Barat, jaga kekompakan dan tampilkan kemampuan terbaik. Apa pun hasilnya nanti, yang terpenting adalah kita telah berusaha secara maksimal,” tutupnya. (<strong>adpsb</strong>)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pilarbangsanews.id/gubernur-mahyeldi-hadiri-pembukaan-mtq-nasional-xxxi-titip-pesan-dan-mohon-doa-untuk-kafilah-sumbar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Niniak Mamak Koto Nan Ompek Payakumbuh Siap &#8220;Perang Berlarut&#8221; Demi Memperjuangkan Kembalinya Hak Tanah Ulayat Nagori</title>
		<link>https://pilarbangsanews.id/niniak-mamak-koto-nan-ompek-payakumbuh-siap-perang-berlarut-demi-memperjuangkan-kembalinya-hak-tanah-ulayat-nagori/</link>
					<comments>https://pilarbangsanews.id/niniak-mamak-koto-nan-ompek-payakumbuh-siap-perang-berlarut-demi-memperjuangkan-kembalinya-hak-tanah-ulayat-nagori/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Pilar Bangsa News]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Sep 2026 00:57:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pilarbangsanews.id/?p=47895</guid>

					<description><![CDATA[Payakumbuh, PilarbangsaNews Niniak Mamak Koto Nan Ompek, Kota...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Payakumbuh, PilarbangsaNews</strong></p>
<p>Niniak Mamak Koto Nan Ompek, Kota Payakumbuh menyatakan siap lahir batin untuk &#8220;Perang Berlarut&#8221; demi mengembalikan hak tanah ulayat nagari yang sudah terbit Sertifikat Hak Pakai (SHP) atas nama Pemko Payakumbuh untuk pembangunan bekas pasar yang terbakar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hal ini disampaikan prinsipal Dr. Anton Permana, S.IP.,MH Dt. Hitam dan Kuasa Hukum Niniak Mamak Koto Nan Ompek Dr. Wendra Yunaldi, SH.,MH atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Padang pada Perkara TUN No. 20/G/2026/PTUN.PDG yang dibacakan pada Kamis 10 September 2026, yang isinya menolak gugatan Niniak Mamak atas penerbitan SHP Pasar Payakumbuh.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kesiapan &#8220;Perang Berlarut&#8221; itu adalah dimana Niniak Mamak tidak akan tinggal diam atas ditolaknya gugatan SHP ini. Justru Niniak Mamak makin bersemangat berjuang. Selain melakukan upaya banding ke PT TUN Medan, upaya lain adalah akan mengadukan hal ini kepada Komisi III DPR-RI, DPD-RI, Kepolisian RI, Kejaksaan Agung RI, KPK, Komisi Yudisial, Ombudsman, bahwa penerbitan SHP Pasar Payakumbuh telah mengabaikan Asas Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Penerbitan SHP Pasar Blok Barat Kota Payakumbuh tertanggal 21 Januari 2026 bertentangan dengan AUPB terbukti dalam fakta persidangan dan Dissenting Opinion salah satu Hakim PTUN dalam putusan ini, dan itu merupakan Hak Hakim untuk menguji kebenaran faktual (dominus litis) dalam Perkara TUN No. 20/G/2026/PTUN.PDG ini,&#8221; kata Dr. Wendra Yunaldi, SH.,MH., yang juga pakar hukum adat dari Universitas Muhammadyah Sumbar kepada media, Sabtu (12/9/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-47903" src="https://pilarbangsanews.id/wp-content/uploads/2026/09/Screenshot_20260912_204059_Chrome-1.jpg" alt="" width="895" height="1280" /></p>
<p style="text-align: center;"><em><strong>Dr. Wendra Yunaldi, SH.,MH.</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dissenting Opinion Majelis Hakim menjadi pertimbangan bagi Niniak Mamak Nagori Koto Nan Ompek dan Kuasa Hukum, bahwa memang telah terjadinya perbuatan penerbitan SHP yang bertentangan dengan Asas Kepastian Hukum, Asas Kecermatan dan Asas Ketidakberpihakkan, maka hal itu akan menjadi pembuka ruang untuk menguak fakta-fakta yang ada dalam pengajuan banding ke PT TUN Medan nantinya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut Dr. Wendra Yunaldi, SH.,MH., gugatan Niniak Mamak Koto Nan Ompek adalah tentang penerbitan SHP yang dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Payakumbuh, maka tentu proses administrasi yang harus dirumuskan oleh Majelis Hakim adalah terkait cacat prosedur yang dilakukan oleh Tergugat dan maupun Tergugat II Intervensi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Apabila merujuk kepada keterangan saksi-saksi dan maupun dokumen penolakan penerbitan SHP tersebut, seyogyanya hal itu menjadi pertimbangan bagi Majelis Hakim untuk melihat gugatan ini secara hukum yang berlaku di PTUN. Artinya, keterangan-keterangan yang sifatnya opini dan tidak berhubungan langsung dengan pokok materi gugatan tentu harus dikesampingkan. Contohnya tentang pertimbangan mengenai kemanfaatan pasar tersebut. Apabila hakim ingin membuktikan fakta sebenarnya tentang kemanfaatan pasar tersebut bagi pedagang, maka harus jelas ukuran pendapatan pedagang, pertumbuhan ekonomi, serta efek domino pasar terhadap perkembangan mikro dan makro ekonomi di Payakumbuh. Hakim hanya memperhatikan kepentingan pedagang semata tetapi justru mengabaikan kepentingan pemilik tanah ulayat yaitu anak nagori Koto Nan Ompek yang ribuan orang jumlahnya,&#8221; ujar Dr. Wendra Yunaldi, SH.,MH.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pokok gugatan Niniak Mamak Koto Nan Ompek bukan masalah keuntungan ekonomi karena hal itu bukan ranah PTUN, sehingga melihat putusan ini maka Dissenting Opinion salah seorang Hakim PTUN Padang dapat menjadi celah dan pintu masuk bagi Majelis Hakim PT TUN di Medan nantinya untuk mengabulkan gugatan Para Penggugat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-47902" src="https://pilarbangsanews.id/wp-content/uploads/2026/09/Screenshot_20260913_080245_WhatsApp-1.jpg" alt="" width="1080" height="1152" /></p>
<p style="text-align: center;"><em><strong>Dr. Anton Permana, S.IP.,MH Datuak Hitam</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hal yang sama disampaikan oleh prinsipal Dr. Anton Permana, S.IP.,MH Dt. Hitam yang melihat cacat prosedur dalam penerbitan SHP Pasar Payakumbuh. Karena itulah prinsipal mendorong Kuasa Hukum untuk segera mengajukan banding ke PT TUN Medan agar keadilan untuk Masyarakat Hukum Adat Nagori Koto Nan Ompek dapat diberikan oleh negara dan hak tanah ulayat nagari kembali lagi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kita sama sekali tidak menolak pembangunan pasar, kita hanya meminta kepastian tentang hak tanah ulayat masyarakat adat Nagori Koto Nan Ompek. Jika ini tidak dijelaskan secara hukum, maka tanah ulayat nagari ini bisa hilang dan hak masyarakat adat akan ditelan awan,&#8221; kata Anton Permana Dt. Hitam kepada media di Padang, Sabtu (12/9/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Karena itu, kata Anton Permana Dt. Hitam, Pemko Payakumbuh jangan ephoria dulu atas Keputusan PTUN Padang ini yang menolak gugatan Niniak Mamak. Perjalanan masih panjang, putusan PTUN Padang itu belum incracht. Masih ada tingkatan proses banding selanjutnya melalui Kasasi dan Peninjauan Kembali.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kami Niniak Mamak Nagari Koto Nan Ompek sudah mempersiapkam diri sepenuhnya untuk fight, termasuk urunan untuk pembiayaan dan paham bahwa sengketa ini akan menjadi Perang Berlarut. Persidangan ini akan lama, malah bisa jadi melampaui batas jabatan Walikota Payakumbuh Zulmaeta dan Sekdako Payakumbuh Rida Ananda. Para Niniak Mamak sudah sepakat, tidak saja akan melakukan gugatan ke PTUN, tetapi juga melakukan gugatan secara perdata dan tuntutan pidana,&#8221; ujar Dr. Anton Permana, SH.,MH Dt. Hitam, yang juga tokoh di tingkat nasional ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penghulu adat Koto Nan Ompek Payakumbuh ini memohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Kota Payakumbuh dan Ranah Minangkabau, agar perjuangan para Niniak Mamak Koto Nan Ompek untuk mengembalikan hak tanah ulayat nagari ini dapat berhasil. Sebab jika Niniak Mamak Minangkabau lengah maka akan pupuslah seluruh tanah ulayat nagari. (<strong>gk</strong>)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pilarbangsanews.id/niniak-mamak-koto-nan-ompek-payakumbuh-siap-perang-berlarut-demi-memperjuangkan-kembalinya-hak-tanah-ulayat-nagori/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemprov Sumbar Siap Kawal Percepatan Tol Bukittinggi–Sicincin, Kedepankan Dialog dengan Masyarakat</title>
		<link>https://pilarbangsanews.id/pemprov-sumbar-siap-kawal-percepatan-tol-bukittinggi-sicincin-kedepankan-dialog-dengan-masyarakat/</link>
					<comments>https://pilarbangsanews.id/pemprov-sumbar-siap-kawal-percepatan-tol-bukittinggi-sicincin-kedepankan-dialog-dengan-masyarakat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Pilar Bangsa News]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Sep 2026 00:44:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pilarbangsanews.id/?p=47891</guid>

					<description><![CDATA[Padang, PilarbangsaNews Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, PilarbangsaNews</strong></p>
<p>Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menyatakan kesiapan untuk mengawal dan mendukung percepatan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera ruas Bukittinggi–Sicincin, termasuk memastikan proses sosialisasi dan pembebasan lahan berjalan lancar dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat terdampak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi, dalam Rapat Pembahasan Persiapan dan Percepatan Pembangunan Tol Pekanbaru–Padang ruas Bukittinggi–Sicincin, di Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Jati, Kota Padang, Kamis (10/9/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Arry mengatakan, Pemprov Sumbar siap turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat dan tokoh ninik mamak yang terdampak pembangunan. Menurutnya, komunikasi secara langsung dan dialog dari hati ke hati penting dilakukan agar setiap tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai harapan bersama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Pemerintah Provinsi Sumatera Barat siap turun langsung ke lapangan, melakukan pendekatan secara persuasif dan berdialog dengan masyarakat serta ninik mamak yang terdampak,” ujar Arry.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menegaskan, Pemprov Sumbar juga memberikan dukungan penuh terhadap langkah percepatan pembangunan, mulai dari proses sosialisasi, pembebasan lahan hingga penetapan lokasi (penlok). Seluruh tahapan tersebut diharapkan dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan dinamika sosial yang merugikan masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Prinsipnya kita mendukung percepatan. Namun, prosesnya harus kita kawal bersama agar berjalan baik dan kepentingan masyarakat tetap menjadi perhatiani,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade menyampaikan bahwa perencanaan trase dan exit Tol Pekanbaru–Padang untuk ruas Bukittinggi–Sicincin telah disepakati. Exit tol direncanakan berada di kawasan Pasar Amor, Kabupaten Agam, sementara trase terbaru dipastikan tidak lagi melewati kawasan Kubang Putih.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Andre juga menegaskan bahwa pembangunan jalan tol tersebut dirancang dengan memperhatikan keberadaan permukiman masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Ndak ado kampung dibelah (tidak ada kampung yang akan dibelah),” tegasnya, seraya menjelaskan bahwa untuk wilayah tertentu seperti Banuhampu, pemerintah menyiapkan akses jaringan bypass, bukan jalur utama tol.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia mengatakan, dirinya bersama Pemprov Sumbar akan terus turun langsung ke jorong-jorong yang terdampak untuk berdialog dengan masyarakat dan ninik mamak. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperlancar proses pembebasan lahan dengan tetap mengedepankan prinsip ganti untung bagi masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Andre berharap proses pembebasan lahan dan persiapan pembangunan seksi Sicincin–Bukittinggi dapat berlangsung jauh lebih cepat dibandingkan pengalaman pada ruas Padang–Sicincin sebelumnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kalau yang Padang–Sicincin prosesnya bertahun-tahun, kita berharap yang ini bisa diselesaikan dalam hitungan bulan. Tentu dengan dukungan semua pihak dan komunikasi yang baik dengan masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rapat tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Agam, Kementerian Pekerjaan Umum melalui BPJN Sumbar, serta PT Hutama Karya (Persero) selaku pengembang Jalan Tol Trans Sumatera. Pertemuan menjadi bagian dari upaya menyinergikan langkah pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak pelaksana dalam mempercepat pembangunan ruas Bukittinggi–Sicincin. (<strong>adpsb</strong>)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pilarbangsanews.id/pemprov-sumbar-siap-kawal-percepatan-tol-bukittinggi-sicincin-kedepankan-dialog-dengan-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wagub Vasko Dorong Penguatan Literasi Demokrasi Masyarakat Menuju Pemilu 2029</title>
		<link>https://pilarbangsanews.id/wagub-vasko-dorong-penguatan-literasi-demokrasi-masyarakat-menuju-pemilu-2029/</link>
					<comments>https://pilarbangsanews.id/wagub-vasko-dorong-penguatan-literasi-demokrasi-masyarakat-menuju-pemilu-2029/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Pilar Bangsa News]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Sep 2026 00:41:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pilarbangsanews.id/?p=47887</guid>

					<description><![CDATA[Pesisir Selatan, PilarbangsaNews Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pesisir Selatan, PilarbangsaNews</strong></p>
<p>Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy mendorong penguatan literasi demokrasi dan pendidikan politik masyarakat secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas serta partisipasi pemilih menuju Pemilu 2029. Hal itu disampaikan Vasko saat menjadi narasumber dalam Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2026 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumbar di Aula UPTD Pelabuhan Perikanan Wilayah I Carocok Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu (12/9/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut Vasko, demokrasi tidak cukup hanya dipahami sebagai proses menggunakan hak pilih. Masyarakat juga perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai sistem demokrasi, proses Pemilu dan Pilkada, serta konsekuensi dari pilihan politik yang diambil.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Yang kita harapkan bukan hanya masyarakat datang ke TPS dan menggunakan hak pilih, tetapi juga memahami mengapa mereka memilih dan apa konsekuensi dari pilihan tersebut,” ujar Vasko.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menilai, pendidikan politik dan literasi demokrasi perlu dilakukan secara terus-menerus, tidak hanya ketika tahapan Pemilu dan Pilkada berlangsung. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk membentuk pemilih yang rasional, kritis, dan bertanggung jawab.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Vasko juga menyoroti kecenderungan partisipasi masyarakat pada Pilkada yang lebih rendah dibandingkan Pemilu Presiden. Karena itu, menurutnya, diperlukan pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui dialog, edukasi publik, serta keterlibatan tokoh masyarakat dan berbagai elemen sosial.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Ini menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah, penyelenggara Pemilu, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan dan seluruh elemen masyarakat perlu mengambil peran dalam membangun budaya demokrasi yang sehat,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu Anggota KPU RI, Dr. Betty Epsilon Idroos mengatakan pendidikan pemilih menjadi semakin penting mengingat persiapan menuju Pemilu 2029 akan mulai dilakukan secara bertahap sejak 2027.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menyebutkan, tingkat partisipasi pemilih Sumatera Barat pada Pilkada 2024 masih berada di kisaran 57 persen, di bawah rata-rata nasional yang mencapai sekitar 71,39 persen. Kondisi tersebut menjadi tantangan yang perlu dijawab melalui pendidikan pemilih yang lebih intensif dan berkelanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Pemilih kita didominasi Generasi Milenial dan Generasi Z yang jumlahnya hampir 60 persen. Karena itu, pendekatan pendidikan pemilih juga harus mampu menjangkau dan sesuai dengan karakter generasi muda,” jelasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Betty Epsilon menambahkan, Pemilu memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat karena hasilnya menentukan arah kebijakan publik, pembangunan, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga penciptaan lapangan kerja. Karena itu, masyarakat perlu memahami pentingnya menggunakan hak pilih secara sadar dan bertanggung jawab.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain penguatan literasi demokrasi bagi generasi muda, KPU juga mendorong penyelenggaraan Pemilu yang inklusif, termasuk memastikan kelompok rentan seperti penyandang disabilitas memperoleh akses informasi dan layanan kepemiluan yang memadai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>KPU juga terus mengembangkan pemanfaatan teknologi sebagai sarana edukasi dan simulasi kepemiluan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas akses informasi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap proses demokrasi di tengah perkembangan era digital.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua dan Anggota KPU Provinsi Sumbar; Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumbar, Mursalim; Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Pesisir Selatan; Camat Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. (<strong>adpsb</strong>)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pilarbangsanews.id/wagub-vasko-dorong-penguatan-literasi-demokrasi-masyarakat-menuju-pemilu-2029/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Khafilah Sumbar Tampilkan Miniatur Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi pada Pawai Ta’aruf MTQ Nasional di Semarang</title>
		<link>https://pilarbangsanews.id/khafilah-sumbar-tampilkan-miniatur-masjid-raya-syekh-ahmad-khatib-al-minangkabawi-pada-pawai-taaruf-mtq-nasional-di-semarang/</link>
					<comments>https://pilarbangsanews.id/khafilah-sumbar-tampilkan-miniatur-masjid-raya-syekh-ahmad-khatib-al-minangkabawi-pada-pawai-taaruf-mtq-nasional-di-semarang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Pilar Bangsa News]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2026 12:13:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pilarbangsanews.id/?p=47883</guid>

					<description><![CDATA[Semarang, PilarbangsaNews Identitas budaya dan ikon daerah Sumatera...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Semarang, PilarbangsaNews</strong></p>
<p>Identitas budaya dan ikon daerah Sumatera Barat (Sumbar) turut mewarnai Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI Nasional di Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (12/9/2026). Khafilah Sumbar tampil dengan membawa miniatur Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi yang menjadi ikon daerah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pawai yang diikuti khafilah dari seluruh provinsi di Indonesia tersebut dimulai dari Balai Kota Semarang dan bergerak menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah. Iring-iringan kendaraan hias dan khafilah mendapat sambutan antusias masyarakat yang memadati sejumlah ruas jalan yang dilalui.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Khafilah Sumbar yang dipimpin Kepala Bagian Bina Mental Spiritual Biro Kesra Setdaprov Sumbar, Marwansyah, tampil dengan kendaraan hias yang mengangkut miniatur Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi. Penampilan tersebut semakin semarak dengan iringan gandang tasa yang menjadi salah satu kesenian khas Minangkabau.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mengenakan seragam kemeja berwarna cokelat, rombongan Khafilah Sumbar tampak aktif menyapa masyarakat sepanjang perjalanan. Yel-yel “Kami dari Sumatera Barat” turut menggema di tengah suasana pawai, diselingi sapaan dan salam kepada warga yang menyaksikan dari pinggir jalan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala Biro Kesra Setdaprov Sumbar, Edi Dharma Syafni mengatakan miniatur Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi tersebut merupakan buah karya kolaborasi Pemprov Sumbar bersama Ikatan Keluarga Minang (IKM) Semarang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kita berkolaborasi dengan IKM Semarang. Mereka yang membuat miniatur Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi yang menjadi ikon Sumbar, sementara kita menyiapkan bahan-bahannya,” terang Edi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut Edi, kehadiran miniatur tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya Sumbar kepada masyarakat luas dalam momentum MTQ Nasional di Semarang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di sela rangkaian kegiatan, Khafilah Sumbar juga melakukan survei ke sejumlah venue yang akan menjadi lokasi perlombaan. Survei dilakukan untuk memastikan para peserta mengenali kondisi lokasi dan dapat menyesuaikan diri sebelum tampil dalam perlombaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Survei ini penting agar para khafilah lebih siap dan tidak mengalami kendala ketika mengikuti perlombaan, sehingga dapat tampil secara maksimal,” ujar Edi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada MTQ ke-XXXI Nasional tahun ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan 12 venue untuk pelaksanaan berbagai cabang perlombaan. Kompetisi akan dimulai Minggu (13/9) hingga Kamis (17/9).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, pembukaan MTQ ke-XXXI Nasional dijadwalkan berlangsung Sabtu malam pukul 19.00 WIB di Panggung Utama Lapangan Pancasila. Pembukaan tersebut direncanakan dihadiri Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, juga dijadwalkan hadir dalam pembukaan MTQ Nasional tersebut. “Ya, Insya Allah Gubernur hadir nanti malam,” ungkap Edi Dharma. (<strong>adpsb</strong>)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pilarbangsanews.id/khafilah-sumbar-tampilkan-miniatur-masjid-raya-syekh-ahmad-khatib-al-minangkabawi-pada-pawai-taaruf-mtq-nasional-di-semarang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kedatangan Khafilah Sumbar Disambut IKM Semarang dengan Tari dan Jamu Tradisional</title>
		<link>https://pilarbangsanews.id/kedatangan-khafilah-sumbar-disambut-ikm-semarang-dengan-tari-dan-jamu-tradisional/</link>
					<comments>https://pilarbangsanews.id/kedatangan-khafilah-sumbar-disambut-ikm-semarang-dengan-tari-dan-jamu-tradisional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Pilar Bangsa News]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2026 12:11:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pilarbangsanews.id/?p=47879</guid>

					<description><![CDATA[Semarang, PilarbangsaNews Kehangatan menyambut kedatangan Khafilah Provinsi Sumatera...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Semarang, PilarbangsaNews</strong></p>
<p>Kehangatan menyambut kedatangan Khafilah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mewarnai langkah awal kontingen Sumbar untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI Nasional di Semarang, Jawa Tengah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rombongan Khafilah Sumbar yang dipimpin Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sumbar, Edi Dharma Syafni tiba di Bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Kedatangan rombongan disambut Kepala DPKAD Provinsi Jawa Tengah, Dwianto, beserta jajaran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak hanya penyambutan secara resmi, para khafilah juga mendapat suguhan welcome drink berupa jamu tradisional serta makanan khas produk UMKM Semarang. Suasana penyambutan semakin semarak dengan penampilan tari Minang yang dipersembahkan Ikatan Keluarga Minang (IKM) Semarang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala DPKAD Provinsi Jawa Tengah, Dwianto menyampaikan ucapan selamat datang kepada Khafilah Sumbar dan berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian MTQ Nasional dengan baik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Selamat datang kami ucapkan kepada Khafilah dari Sumatera Barat. Selamat mengikuti perlombaan MTQ Nasional di Semarang, Jawa Tengah,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ucapan selamat datang juga disampaikan Ketua IKM Semarang, Nafrizon Bogek. Ia mengatakan, masyarakat Minang yang berada di Semarang turut memberikan dukungan kepada Khafilah Sumbar yang akan berlaga dalam MTQ Nasional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami warga Minang di Semarang mengucapkan selamat datang kepada Khafilah Sumbar. Selamat bertanding, semoga dapat meraih juara umum,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Nafrizon menjelaskan, penampilan tari Minang dalam penyambutan tersebut dibawakan oleh mahasiswi asal Minangkabau yang berada di Semarang dan tergabung dalam IKM Semarang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala Biro Kesra Setdaprov Sumbar, Edi Dharma Syafni menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama masyarakat Minang di Semarang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Dengan sambutan yang begitu antusias ini, menjadi motivasi bagi kami untuk dapat berjuang semaksimal mungkin dan meraih prestasi pada MTQ Nasional di Semarang ini,” ucap Edi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Usai tiba di Semarang, rombongan Khafilah Sumbar melanjutkan agenda dengan melakukan registrasi ulang di Gedung PRPP Semarang. Pada malam harinya, rombongan mengikuti malam ta’aruf yang digelar di Kantor Pemprov Jawa Tengah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kabag Bina Mental Spiritual Biro Kesra Setdaprov Sumbar, Marwansyah mengatakan rangkaian MTQ Nasional berlanjut pada Sabtu (12/9) dengan pelantikan dan orientasi Dewan Hakim, Pawai Ta’aruf dan Kendaraan Hias, serta pembukaan pameran MTQ Nasional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Pawai Ta’aruf dan Kendaraan Hias dimulai dari Balai Kota Semarang hingga finis di Kantor Pemprov Jawa Tengah. Sementara pembukaan MTQ Nasional dijadwalkan pada malam hari di Panggung Utama Lapangan Pancasila,” jelasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Marwansyah menambahkan, perlombaan MTQ Nasional ke-XXXI akan dimulai Minggu (13/9) dengan babak penyisihan musabaqah yang berlangsung hingga Kamis (17/9). Berbagai cabang perlombaan akan digelar di 12 venue yang tersebar di Kota Semarang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Rencananya pembukaan MTQ Nasional juga akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia,” tambah Marwansyah. (<strong>Adpsb</strong>)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pilarbangsanews.id/kedatangan-khafilah-sumbar-disambut-ikm-semarang-dengan-tari-dan-jamu-tradisional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Forum DPD RI, Gubernur Mahyeldi Dorong Sumbar Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kawasan Barat Indonesia</title>
		<link>https://pilarbangsanews.id/di-forum-dpd-ri-gubernur-mahyeldi-dorong-sumbar-jadi-penggerak-pertumbuhan-ekonomi-kawasan-barat-indonesia/</link>
					<comments>https://pilarbangsanews.id/di-forum-dpd-ri-gubernur-mahyeldi-dorong-sumbar-jadi-penggerak-pertumbuhan-ekonomi-kawasan-barat-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Pilar Bangsa News]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2026 12:08:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pilarbangsanews.id/?p=47876</guid>

					<description><![CDATA[Batam, PilarbangsaNews Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyiapkan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Batam, PilarbangsaNews</strong></p>
<p>Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyiapkan empat prioritas pembangunan untuk mempercepat pemulihan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah menuju target 2029. Empat prioritas tersebut meliputi pemulihan, konektivitas, produktivitas, dan pemerataan pembangunan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hal itu disampaikan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat menjadi pembicara dalam Rapat Anggota DPD RI Subwilayah Barat I di Batam, Jumat (11/9/2026). Menurutnya, strategi tersebut disusun dengan mempertimbangkan kondisi Sumbar saat ini sekaligus potensi daerah yang dapat dikembangkan untuk memperkuat kontribusi terhadap perekonomian nasional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mahyeldi menyebutkan, perekonomian Sumbar pada Triwulan II 2026 tumbuh 4,54 persen secara tahunan. Kinerja ekspor juga menunjukkan tren positif, dengan nilai ekspor Januari–Juli 2026 mencapai US$1,94 miliar atau meningkat 21,28 persen. Di sisi lain, tingkat kemiskinan pada Maret 2026 turun menjadi 5,27 persen dari 5,31 persen pada September 2025.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Namun, proses pemulihan pascabencana masih menjadi tantangan. Sejumlah daerah dan layanan publik harus memulai 2026 dengan kebutuhan pemulihan infrastruktur dan aset, sehingga ruang fiskal daerah harus dibagi antara pemulihan dan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi. Di sektor ekspor, Sumbar juga perlu memperkuat diversifikasi karena sekitar 85,78 persen ekspor masih didominasi komoditas minyak nabati.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Karena itu, pembangunan ke depan harus kita arahkan untuk memperkuat fondasi ekonomi sekaligus membuka sumber-sumber pertumbuhan baru,” ujar Mahyeldi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menjelaskan, prioritas pertama adalah pemulihan, terutama pemulihan infrastruktur layanan dasar dan mitigasi bencana di 13 kabupaten/kota sesuai Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P). Prioritas kedua adalah konektivitas, melalui percepatan penanganan Sitinjau Lauik, penguatan koridor Riau–Sumbar–Jambi, preservasi jalan, serta kepastian tahapan pembangunan tol.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Prioritas ketiga adalah produktivitas, dengan pengembangan kawasan Padang–Pariaman, Bungus, dan sentra pangan melalui penguatan rantai dingin, fasilitas utilitas, serta rehabilitasi irigasi. Sedangkan prioritas keempat adalah pemerataan, terutama melalui pembangunan Trans-Mentawai, penguatan angkutan antarpulau, penyediaan air minum, dan penguatan RSUD.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut Mahyeldi, penguatan empat sektor tersebut sekaligus diarahkan untuk menjadikan Sumbar sebagai Gerbang Barat Indonesia, yang menghubungkan potensi pertanian, perkebunan, perikanan, UMKM, dan pariwisata dengan pasar nasional maupun global melalui Samudra Hindia, Pelabuhan Teluk Bayur, dan Bandara Internasional Minangkabau.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Target kita bukan hanya memulihkan kondisi yang ada, tetapi meningkatkan kapasitas ekonomi Sumatera Barat agar mampu tumbuh lebih tinggi dan memberikan kontribusi terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk itu, Sumbar menargetkan pada 2029 pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 7,3 persen, PDRB per kapita Rp90,2 juta, serta tingkat kemiskinan berada pada kisaran 2,40–3,40 persen.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam forum tersebut, Mahyeldi juga mendorong dukungan konkret DPD RI dan pemerintah pusat melalui tiga agenda bersama, yakni penetapan satu daftar prioritas pembangunan, kepastian tahapan dan skema pembiayaan melalui APBN, APBD, KPBU maupun investasi, serta pengawalan bersama terhadap kesenjangan pendanaan dan kesiapan proyek.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Dengan sinergi pusat dan daerah yang lebih kuat, kita berharap berbagai program prioritas ini tidak hanya menjadi perencanaan, tetapi dapat segera diwujudkan dan memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional serta kesejahteraan masyarakat,” tuturnya. (<strong>adpsb</strong>)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pilarbangsanews.id/di-forum-dpd-ri-gubernur-mahyeldi-dorong-sumbar-jadi-penggerak-pertumbuhan-ekonomi-kawasan-barat-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur Mahyeldi Usulkan Padang Jadi Tuan Rumah IORA 2027</title>
		<link>https://pilarbangsanews.id/gubernur-mahyeldi-usulkan-padang-jadi-tuan-rumah-iora-2027/</link>
					<comments>https://pilarbangsanews.id/gubernur-mahyeldi-usulkan-padang-jadi-tuan-rumah-iora-2027/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Pilar Bangsa News]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2026 12:06:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pilarbangsanews.id/?p=47872</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, PilarbangsaNews Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, PilarbangsaNews</strong></p>
<p>Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menawarkan penguatan peran Sumbar dalam jejaring kerja sama kawasan Samudra Hindia melalui Indian Ocean Rim Association (IORA). Salah satu langkah yang diusulkan adalah menjadikan Padang sebagai tuan rumah kegiatan IORA pada 2027.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Gagasan tersebut disampaikan Gubernur Mahyeldi dalam KADIN Indonesia Monthly Economic Diplomacy Breakfast di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Jumat (11/9/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Forum tersebut mempertemukan KADIN Indonesia, perwakilan negara sahabat, pemerintah, dunia usaha, serta pemangku kepentingan pariwisata untuk membahas peluang kerja sama ekonomi dan investasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut Mahyeldi, Sumbar melihat IORA bukan hanya sebagai forum kerja sama antarnegara, tetapi sebagai jaringan yang dapat membuka akses lebih luas terhadap pasar, investasi, pengetahuan, dan jejaring usaha di kawasan Samudra Hindia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Sumatera Barat tidak dapat membangun semuanya sendirian. Karena itu, kami melihat IORA bukan sekadar forum antarnegara, tetapi jaringan untuk membangun pasar dan kemitraan,” kata Mahyeldi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan 23 negara anggota, menurut Mahyeldi, jejaring IORA memiliki potensi besar untuk mempertemukan kekuatan daerah dengan pasar dan mitra internasional. Sumbar sendiri memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan melalui kerja sama tersebut, terutama di sektor pariwisata, kuliner, ekonomi kreatif, dan pariwisata berbasis komunitas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk memperkuat tawaran tersebut, Mahyeldi menyampaikan tiga starting points yang dapat dikembangkan bersama mitra IORA, yakni Mentawai, Padang-Mandeh, serta Bukittinggi dan Sawahlunto. Ketiga kawasan tersebut dinilai memiliki karakter dan potensi yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari jejaring pariwisata dan kerja sama ekonomi kawasan Samudra Hindia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain menawarkan potensi daerah, Mahyeldi juga menyampaikan kesiapan Sumbar untuk menjadi bagian dari agenda IORA pada 2027 dengan mengusulkan Padang sebagai tuan rumah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Padang juga memiliki rekam jejak dalam perjalanan IORA. Kota tersebut pernah menjadi tuan rumah IORA Council of Ministers Meeting pada 2015, sehingga menurut Mahyeldi, terdapat pengalaman dan legacy yang dapat menjadi modal untuk kembali menyelenggarakan agenda penting IORA.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Padang memiliki legacy penting dalam perjalanan IORA. Karena itu, kami mengusulkan Padang menjadi tuan rumah IORA 2027,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mahyeldi menegaskan, penguatan kerja sama IORA tidak cukup berhenti pada pengenalan potensi daerah. Karena itu, Sumbar juga menawarkan tindak lanjut melalui joint project screening dan site visits bagi calon mitra, sehingga peluang kerja sama yang dibahas dapat dilihat secara langsung, diuji kelayakannya, serta dipertemukan dengan kebutuhan dan potensi pengembangan di daerah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui forum tersebut, Sumbar mendorong agar jejaring kerja sama kawasan Samudra Hindia dapat bergerak dari hubungan diplomasi dan pertukaran informasi menuju kolaborasi ekonomi yang lebih konkret. Usulan Padang sebagai tuan rumah IORA 2027 sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Sumbar dalam jejaring kawasan dan membuka akses yang lebih luas terhadap investasi, pariwisata, serta kemitraan usaha. (<strong>Adpsb</strong>)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pilarbangsanews.id/gubernur-mahyeldi-usulkan-padang-jadi-tuan-rumah-iora-2027/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IARMI Sumbar Anjangsana ke Panti Sosial Sabai Nan Aluih Padang Pariaman</title>
		<link>https://pilarbangsanews.id/iarmi-sumbar-anjangsana-ke-panti-sosial-sabai-nan-aluih-padang-pariaman/</link>
					<comments>https://pilarbangsanews.id/iarmi-sumbar-anjangsana-ke-panti-sosial-sabai-nan-aluih-padang-pariaman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Pilar Bangsa News]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2026 10:08:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pilarbangsanews.id/?p=47869</guid>

					<description><![CDATA[Padang Pariaman, PilarbangsaNews Dewan Pimpinan Provinsi Ikatan Alumni...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang Pariaman, PilarbangsaNews</strong></p>
<p>Dewan Pimpinan Provinsi Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (DPP IARMI) Sumatera Barat menggelar kegiatan anjangsana dan bakti sosial ke Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih, Sicincin, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (12/9/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kegiatan yang mengusung tema “Berbagi Kasih Bersama Lansia” ini merupakan bagian dari Program Kerja DPP IARMI Sumbar dalam rangka perayaan HUT RI ke-81. Tujuannya adalah penyerahan santunan kepada Bapak/Ibu lansia penghuni panti.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketua DPP) IARMI Sumbar, Drs Budhi Erwanto, MM dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat dari pengelola panti.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kegiatan ini dilaksanakan berlandaskan motto IARMI Widya Castrena Dharma Siddha &#8211; Penyempurnaan Pengabdian dengan Ilmu Pengetahuan dan Ilmu Keprajuritan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kunjungan kami hari ini bukan sekadar kunjungan biasa. Kami datang sebagai anak, sebagai saudara, dan sebagai keluarga. Bagi kami, Bapak dan Ibu di sini adalah orang-orang yang penuh jasa,&#8221; ujar Budhi Erwanto didampingi Sekretaris Dr Zarfinal, SH, MM dan jajaran anggota IARMI Sumbar lainya di hadapan penghuni panti.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menegaskan bahwa kekuatan sejati seorang alumni Menwa bukan hanya di tangan dan kaki, melainkan di hati yang mampu merasakan kesedihan orang lain.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Di usia emas Bapak dan Ibu, kami ingin hadir untuk menyampaikan satu hal sederhana: Kami tidak melupakan jasa bapak dan ibu. Kami tetap ada di sini, untuk orang tua kami. Semoga kehadiran kami membawa senyum, kehangatan, dan rasa bahwa bapak dan ibu tidak sendirian,&#8221; tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 17.45 WIB ini diikuti oleh senior dan yunior IARMI se-Sumatera Barat. Peserta yang berdomisili di Padang, Pesisir Selatan, Mentawai dan wilayah Sumbar bagian timur berkumpul di titik kumpul Kedai Nana, Padang Baru, Padang pukul 08.00 WIB dan berangkat bersama pukul 08.30 WIB.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara peserta dari Padang Pariaman, Kota Pariaman dan wilayah utara langsung menuju lokasi panti di Jalan Raya Padang-Bukittinggi KM 40, Pasar Laban, Sicincin.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, IARMI Sumbar juga menyerahkan bingkisan dan santunan sebagai wujud kepedulian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kepada rekan-rekan IARMI yang hadir, mari jadikan momen ini sebagai pengingat. Bahwa suatu hari nanti, kita juga akan menua. Maka tanamlah kebaikan sejak muda, agar kelak kita dipeluk oleh kebaikan itu sendiri,&#8221; tutup Budhi Erwanto, yang juga Karateka DAN IV Lemkari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah dengan seluruh warga panti dengan harapan silaturahmi terus terjalin. (<strong>Gilang</strong>)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://pilarbangsanews.id/iarmi-sumbar-anjangsana-ke-panti-sosial-sabai-nan-aluih-padang-pariaman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
